Wujudkan Percepatan Ketahanan Pangan Inhu, Pemkab Inhu Gelar Dialog
METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Dalam rangka mewujudkan percepatan ketahanan pangan dalam mempertahankan ke stabilan harga di Kabupaten Indragiri Hulu, Pemerintah Kabupaten Inhu melalui Dinas Ketahanan Pangan ( DKP ) menggelar dialog dan diskusi dengan Kepala Desa,Kelompok Tani,KTNA se Kabupaten dan Tenaga Peyuluh.
Dialog dan diskusi untuk percepatan ketahanan pangan tersebut di buka langsung Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto didampingi Wakil Bupati Inhu, Hendrizal dan dihadiri Asisten, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Lurah, Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Inhu tepatnya di gedung fuksal dilingkungan kantor bupati, Selasa (21/10/2025).
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan ( DKP ) Pemerintah Kabupaten Inhu, Venny. Rismawanti,SST,M,PH menyampaikan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) percepatan ketahanan pangan dalam mempertahankan ke stabilan Harga Kabupaten Inhu tahun 2025 merupakan tindaklanjut hari pangan sedunia ke 80 tahun pada tanggal 18 16 Oktober yang dilaksanakan gerakan penanaman bibit cabe bersama forkopimda Inhu.
Karena menurutnya gerakan penanaman cabe ini bisa seluruh kepala desa dan kelompok tani serta masyarakat melakukan penanaman cabe baik itu memanfaatkan di masing masing pekarangan rumah sebab gerakan ini adalah salah satu gerakan Indonesia.
Ia berharap, dengan adanya pertemuan ini nantinya dapat ditindaklanjuti oleh kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani ( KWT ) dimana saat ini jumlah KWT yang terdaftar sebanyak 155 orang namun tidak menutup kemungkinan bahwa ini juga akan bertambah.
Kegiatan FGD Percepatan Ketahanan Pangan adalah mendukung program visi dan misi bupati dan wakil bupati Inhu untuk meningkatkan masyarakat Inhu sejahtera katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pertanakan ( Kadistankan), Dedi Dianto dalam pemaparanya menyampaikan, bahwa daerah Inhu ketahanan pangan yang utama adalah pangan nabati, pangan hewani.
Luas lahan sawah sesuai dengan peraturan bupati 2.239 hektar, saat ini faktual realisasi tanam seluas 1.700 hektar, sampai posisi bulan September tahun 2025 Inhu sudah menghasilkan 4.500 ton gabah kering. Sentral penghasilan padi sawah berada di dua kecamatan yakni di Kecamatan Kuala Cenaku dan di Kecamatan Rakit Kulim
Kemudian, tanaman budidaya cabe keriting termasuk tenaman terong,kacang panjang, dan padi gogo juga terus di kembangkan untuk memberikan kontribusi kebutuhan masyarakat Inhu, hal ini Dinas Pertanian melakukan upaya upaya meningkatkan pembangunan sektor pangan baik itu melalui APBD Inhu, dan juga jemput bola anggaran dari pusat yakni Kementrian Pertanian paparnya.
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto dalam sambutanya menyampaikan, pertemuan ini untuk mendorong petani menggali potensi bidang pertanian di masing masing desa dalam mengatasi kelangkaan pangan di Kabupaten Inhu, tidak ada lagi hanya seremonial saja tapi bukti nyata sehingga kedepan setiap desa akan mempunyai beban tugas keseriusan dan perhatian khusus terhadap ketahanan pangan.
Bupati Inhu menambahkan kedepan harus membuat lokus di masing-masing desa pengembangan padi sawah, tanaman cabe, tanaman jagung dan lainnya sehingga ini terpetakan dengan baik.
Pemerintah Inhu terus mendorong kelompok tani di Kabupaten Inhu, sehingga pemerintahan desa agar terus melaksanakan kegiatan sektor pertanian baik itu melalui APB Desnya berkolaborasi dengan pemerintah dan bersama sama dengan kelompok tani serta tenaga peyuluh karena Kepala Desa merupakan salah satu ujung tombak terselenggaran pemerintahan dengan baik dan juga capaian ketahanan pangan tahun 2026. (MR/Ob)
