Pakar Politik Amerika, Jerry Masaie: Demokrat Biang Keladi, Trump Terancam Pemerintahan Terpanjang yang Lumpuh

Pakar Politik Amerika, Jerry Masaie: Demokrat Biang Keladi, Trump Terancam Pemerintahan Terpanjang yang Lumpuh
Keterangan foto: Pakar Politik Amerika, Dr. Jerry Masaie, PhD, Ombudsman metrorakyat.com)
Bagikan

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Drama politik di Amerika Serikat kian memanas. Sudah sebulan penuh pemerintahan Presiden Donald Trump lumpuh total akibat kebuntuan di Senat. Menurut Pakar Politik Amerika, Dr. Jerry Masaie, PhD, biang keladinya tak lain adalah Partai Demokrat.

“Sepanjang sejarah, sudah 15 kali Partai Demokrat menutup pemerintahan ketika presiden berasal dari Partai Republik. Kini hal itu kembali terjadi di era Trump,” tegas Jerry, pakar jebolan American Global University (AGU) sekaligus Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) itu.

Menurutnya, sidang di Senat Amerika kini benar-benar deadlock. Meski sudah ada tiga senator Demokrat yang menyeberang ke kubu Republik, Trump masih kekurangan empat suara lagi untuk menembus ambang batas 60 kursi yang dibutuhkan guna mengakhiri kebuntuan atau yang dikenal dengan istilah “fillibuster”.

“Sudah 30 hari pemerintahan Trump ditutup. Kalau fillibuster tidak dihapus, pemerintahan tidak akan bisa dibuka lagi. Ini ide gila Partai Demokrat yang harus segera diakhiri,” kata Jerry tegas.

Ia memprediksi, dampak penutupan ini sangat besar, ekonomi AS bisa rugi antara 7 hingga 14 miliar dolar AS dan memangkas pertumbuhan hingga 2% dari PDB kuartal keempat karena berkurangnya belanja pemerintah.

“Trump harus berani mengambil langkah tegas, menyingkirkan fillibuster, dan membuka kembali pemerintahan. Senat sekarang dikuasai Republik 53 kursi, sementara Demokrat 47. Saya yakin Republik bisa mengakhiri drama ini,” ucapnya optimistis.

Sejak penutupan dimulai pada 1 Oktober lalu, lebih dari 4.000 pegawai federal telah dirumahkan. Data Departemen Kehakiman AS bahkan memperkirakan jumlah itu bisa melonjak ke 4.278 pegawai.

“Ini penutupan terpanjang kedua dalam sejarah Amerika. Sejak 1981 sudah ada 15 kali shut down, tapi baru kali ini berdampak sebesar ini,” ujarnya.

Partai Demokrat sendiri ngotot agar rancangan undang-undang pendanaan jangka pendek mencakup perpanjangan kredit pajak dari Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act) yang akan berakhir di penghujung tahun.

Namun Jerry meyakini, Trump dan Partai Republik tidak akan tinggal diam. “Cepat atau lambat, fillibuster akan berakhir. Dan saat itu terjadi, Trump akan kembali mengendalikan Washington,” tandasnya.(MR/JR/red)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News