Indra Syahputra Sampaikan Kondisi Bedagai Pada Reses DPRD Sergai Dapil 2

Indra Syahputra Sampaikan Kondisi Bedagai Pada Reses DPRD Sergai Dapil 2
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Kegiatan reses bukan hanya sekedar kegiatan yang seremonial saja, tetapi untuk melakukan komunikasi dan diskusi secara langsung, sembari menampung aspirasi masyarakat seluruhnya.

Reses ini dilakukan oleh kelompok Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di masing-masing daerah pemilih (Dapil), biasanya dilaksanakan di luar dari pada persidangan gedung DPRD.

Dengan begitu kelompok anggota DPRD dapat mengetahui apa dan bagaimana kondisi di lapangan, selanjutnya harus bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat demi pembangunan serta kemajuan di Dapil tersebut.

Seperti yang disampaikan Indra Syahputra, warga Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai, merasa sangat prihatin dengan kondisi jalan yang ada di desanya.

Ia menyebutkan, salah satu jalan tersebut adalah jalan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanjung Beringin, yang berada di Desa Pekan Tanjung Beringin. Hampir puluhan tahun tidak ada contoh perjuangan dari pada anggota DPR yang memiliki Dapilnya.

“Kita ketahui kondisi jalan ini setiap tahun diajukan baik itu melalui Musrenbang Kecamatan maupun Kabupaten, namun hingga saat ini belum ada terealisasi,” kata Indra Syahputra saat mengikuti reses kelompok Anggota DPRD Sergai Dapil 2 masa persidangan III, pada Selasa (14/10/2025) di Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai.

Indra Syahputra yang juga merupakan Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin itu menyampaikan, bahwa permohonan pembangunan jalan ini berkali-kali disampaikan, bahkan sudah masuk daftar perencanaan pembangunan namun tidak juga ada perbaikan.

“Lebih dari dua dekade sekolah tersebut akses jalannya masih seperti dulu. Terkadang sudah masuk dalam anggaran perencanaan, namun pada waktu realisasi hilang entah kemana,” keluhnya.

Herannya lagi lanjut Indra, anggota DPRD Sergai di Dapil 2 lumayan banyak, dan itu juga merupakan putra daerah. Akan tetapi sudah berjalannya program kerja, fasilitas jalan terutama jalan menuju sekolah tersebut sampai sekarang tidak ada titik terang pembangunan.

“Sebagai kepala desa kami hanya menyampaikan permasalahan di lapangan yang menjadi keluhan masyarakat. Jangan nanti kami menjadi sasaran kekecewaan warga,” ujarnya.

Indra berharap kebijakan pemerintah dalam pembangunan agar dapat dilakukan adil dan merata, sehingga masyarakat dapat merasakannya. Jangan masalah efisiensi anggaran menjadi alasan sehingga menunda pembangunan jalan tersebut.

“Jadi mohon pemerintah kabupaten, terutama anggota DPRD sebagai perwakilan kami, tolong perhatikan Bedagai yang namanya juga tercatut dalam nama Kabupaten kita. Kami bersama berharap arahkan pembangunan di Kecamatan Tanjung Beringin ini,” pungkasnya.

Bukan hanya keluhan infrastruktur jalan saja, aspirasi dan keluhan sama juga disampaikan beberapa perwakilan masyarakat di desanya masing-masing, seperti Desa Tebing Tingg mengeluarkan terkait bantuan bencana angin puting beliung, jalan dan juga BPJS.

Begitu dengan warga Desa Bagan Kuala terkait abrasi pantai, penyalahgunaan narkotika, bahkan masih beroperasinya pukat trawl sehingga nelayan tradisional susah mencari ikan.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Sergai Fraksi PPP, Dr. H. Hari Ananda, S.Pd, MSP sebagai perwakilan Dapil 2 itu menyampaikan, saat ini pemerintah daerah dihadapkan dengan keterbatasan anggaran disebabkan efisiensi.

Namun begitu kata aktivis partai PPP itu, kami sebagai anggota DPRD di Dapil 2 akan terus memperjuangkan aspirasi dan keluhan masyarakat, baik itu jalan rusak, bantuan korban bencana, BPJS kesehatan, pukat trawl dan juga masalah narkoba.

Masalah BPJS Kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai bersama pihak BPJS sudah menandatangani kerja sama program Universal Health Coverage (UHC), dan semoga saja program ini berjalan dengan baik.

Ia menyebutkan, hanya saja saat ini pemerintah daerah sedang mengalami tekanan fiskal akibat efisiensi anggaran, termasuk kami di DPR.

“Untuk tahun 2026, RAPBN kita defisit hingga Rp368 triliun, apalagi Dana Alokasi Khusus (DAK) juga turun drastis,” sebutnya.

Hari ananda menegaskan, masalah keluhan warga semua kami terima dan sudah dibahas oleh kawan-kawan DPR masing-masing yang membidanginya. Aspirasi ini akan tetap diperjuangkan, karena merupakan skala prioritas dan tanggung jawab kami di Dapil 2.

“Mudah-mudahan selesai efisiensi ini, program yang conditional ini tetap diperjuangkan, dan akan menjadi prioritas. Kami sudah siapkan langkah proteksi kedepan agar pembangunan di Dapil 2 ini tercapai,” tutup Hari Ananda.

Hadir dalam reses tersebut, Anggota DPRD Sergai Fraksi PPP Dr. H. Hari Ananda, S.Pd, MSP, Fraksi PDIP Hj. Hamidah dan Jhon Rawansen Purba, Fraksi Demokrat Amanah Siti Aisah, Fraksi Gerindra Robert Butar-Butar, SH, Camat Tanjung Beringin diwakili Sekcam Mindo Panjaitan, Danramil 11/TB Mayor Inf. Hairul Hadi, Wadan Pos AL Bedagai Letda Laut M. Tri Wibowo, personil Polsek Tanjung Beringin, Kepala Desa se-kecamatan Tanjung Beringin, perwakilan Dinas PUTR dan Dinas Kesehatan Sergai, serta masyarakat. (MR/AS)

Metro Rakyat News