Dikonfirmasi Terkait Penggerebekan dan Penangkapan di THM Evo Star Pematangsiantar, Polda Sumut Diam

Dikonfirmasi Terkait Penggerebekan dan Penangkapan di THM Evo Star Pematangsiantar, Polda Sumut Diam
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PEMATANGSIANTAR – Kekhawatiran dan keresahan masyarakat terkait keberadaan THM Evo Star yang selama ini diduga kuat sebagai sarang peredaran narkoba akhirnya terbukti. Dimana viral sebuah video pendek yang memperlihatkan aksi penggerebekan aparat kepolisian di tempat hiburan malam (THM) Evo Star di Jalan Rakuta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, menghebohkan warga sejak Minggu pagi (20/7/2025).

Video berdurasi kurang dari satu menit yang tersebar luas melalui media sosial dan grup pesan instan itu menunjukkan sejumlah pria dan wanita digiring keluar dari dalam gedung oleh aparat bersenjata. Seorang pria bahkan terlihat dalam kondisi tangan diborgol, sebelum akhirnya dibawa ke dalam kendaraan milik petugas. Situasi tampak mencekam, dengan beberapa pengunjung tampak kebingungan saat diarahkan keluar.

Dugaan kuat menyebutkan bahwa penggerebekan ini dilakukan oleh personel dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara. Aksi tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB pada dini hari, tanpa sirene maupun pengumuman terbuka kepada masyarakat. Namun, keberadaan aparat bersenjata lengkap dalam video menguatkan dugaan adanya operasi besar.

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, Polda Sumut belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Walau kru media ini telah mengajukan permintaan konfirmasi kepada Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, namun belum ada tanggapan yang diberikan.

Dalam konfirmasi Metrorakyat.com yang dilayangkan lewat pesan WhatsApp pada Rabu (23/7/2025) awak media ini meminta klarifikasi kepada Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut berisikan
Konfirmasi terkait penggerebekan dan penangkapan di THM Evo Star Pematangsiantar pada Minggu 20 Juli 2025.

1. Apa hasil penggerebekan dan penangkapan tersebut.
2. Barang bukti narkoba jenis apa yg didapat pada saat penggerebekan
3. Apa benar yg diamankan terduga Samuel Giovani alias begel.
4. Masyarakat butuh informasi yg valid dan akurat terkait penggerebekan tersebut

Namun, konfirmasi tersebut hingga kini belum mendapat tanggapan. Sikap diam Polda Sumut khususnya jajaran Direktorat Narkoba justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, yang berharap adanya transparansi informasi dari aparat penegak hukum.

Sejumlah warga sekitar mengaku terkejut atas penggerebekan ini. Evo Star selama ini dikenal sebagai salah satu tempat hiburan malam yang cukup populer di Pematangsiantar, meski juga kerap diperbincangkan karena diduga menjadi titik rawan peredaran narkoba.

“Saya tahunya justru dari video yang beredar di grup WhatsApp. Tidak ada tanda-tanda malam itu akan ada penggerebekan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi dan pemantauan tim Metrorakyat.com kemarin tepatnya pada Senin pagi (21/7/2025), menunjukkan bahwa lokasi THM tampak lengang. Tidak terlihat aktivitas maupun penjagaan dari aparat. Pintu masuk utama dalam keadaan tertutup rapat.

Minimnya informasi dan respons dari Polda Sumut menyisakan ruang spekulasi di tengah masyarakat. Padahal, dalam konteks penegakan hukum yang demokratis, transparansi adalah bagian penting dari akuntabilitas publik.

Ketertutupan ini bisa menjadi preseden buruk, apalagi jika menyangkut isu krusial seperti penyalahgunaan narkoba, yang dampaknya menyentuh langsung pada keamanan sosial.

Tim media Metrorakyat.com secara tegas menyampaikan komitmennya akan terus mengawal kasus ini secara profesional, sesuai dengan prinsip kode etik jurnalistik, dan keterbukaan informasi publik dengan menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan tidak berpihak. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan tetap menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Kasus penggerebekan Evo Star tidak bisa dianggap enteng. Di tengah maraknya peredaran narkotika yang menghancurkan masa depan generasi muda, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jujur dan utuh. Sudah saatnya institusi kepolisian menunjukkan bahwa mereka hadir untuk rakyat – bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan publik yang transparan dan bertanggung jawab.

Redaksi Metrorakyat.com dan tim di lapangan akan terus mengikuti dan memantau perkembangan terkait hal ini. (MR/M. Baringin P Sihombing)

Metro Rakyat News