Lagi, Satu Rumah Warga di Jalan Tapian Nauli Pasar 3 Medan Sunggal Kembali Dibongkar Maling, Warga Minta Atensi Kapolrestabes Medan
METRORAKYAT. COM, MEDAN – Untuk kesekian kalinya, rumah warga di Jalan Tapian Nauli kecamatan Medan Sunggal kembali dibongkar Maling. Informasi diterima awak media dari seorang warga bernama Diana yang mengaku rumahnya telah dibongkar maling.
Baca juga : https://metrorakyat.com/2025/06/jalan-tapian-nauli-sunggal-rawan-maling-vihara-kara-mangala-kemalingan-lagi/

Baca juga : https://metrorakyat.com/tag/jalan-tapian-nauli-rawan-maling/
Diana mengatakan dia mengetahui kejadian tersebut saat hendak kerumahnya yang sudah satu bulan lebih tidak ditempati. “Dulunya orangtua saya saat masih hidup tinggal dirumah itu, namun setelah meninggal rumah itu sering kosong namun masih banyak barang barang perabotan milik orangtua saya yang belum sempat kami pindahkan kerumah kami, ” ujar Diana sedih saat mengetahui rumah orangtuanya tersebut telah dibongkar maling, Sabtu, (21/6) kepada awak media.
Diana mengatakan mengetahui rumah orangtuanya itu dibongkar maling saat pagi sekitar pukul 8.00 Wib dia lewat dari Jalan Tapian Nauli pasar 3 dan melihat pintu rumah telah terbuka. penasaran Diana pun mencoba mencari tahu dah dia kaget karena barang barang di dalam rumah termasuk komputer, Pompa air merek Sanyo telah hilang diduga dibawa pencuri yang masuk kerumah orangtuanya itu sekitar pagi subuh.
“Setiap hari memang saya selalu melihat rumah itu, karena sejak orangtua saya meninggal dunia rumah itu sering kosong namun beberapa perabot dan barang barang peninggalan orangtua saya masih ada tinggal di rumah, namun barang barang itu pun sudah hilang dibawa pencuri, “ujar Diana dengan nada sedih.
Atas bantuan tetangganya, Diana mengaku sudah menghubungi aparat kepolisian dari Polsek Sunggal untuk datang melakukan cek TKP ke lokasi rumahnya di Jalan Tapian Nauli Pasar 3. Namun, Diana ragu apakah kepolisian Polsek Sunggal mampu menangkap pelaku sebab, lanjut Diana, di Jalan Tapian Nauli pasar 3 itu kerap terjadi kemalingan dan beberapa warga sudah mengetahui siapa pelaku yang kerap melakukan pembongkaran rumah, namun meski sudah ada yang melaporkan ke Polsek Sunggal, pelaku yang sudah diketahui identitas nya ini masih bebas berkeliaran dan berkali kali melakukan pembongkaran rumah di wilayah Kecamatan Medan Sunggal.
“Saya sebenarnya kesal bang, karena kalau dilapor ke Polisi toh tidak pernah pelaku di tangkap. Kalau inisialnya kami sudah mengetahui. Rumah orangtuanya kami juga tahu. Setiap kami menjumpai orangtuanya selalu mengatakan anaknya itu tidak pernah lagi pulang kerumah bahkan mereka tidak tahu lagi dimana. Kami tidak yakin karena ada juga warga yang sering melihat anaknya yang kami curigai itu pulang ke rumahnya dan pergi lagi, “ujar Diana.
Diana juga tidak yakin jika mereka membuat pengaduan ke Polsek Sunggal, maka pelaku akan ditangkap karena, dari beberapa kasus kejadian serupa, meski ciri ciri dan inisial pelaku sudah diberitahukan tetap saja pelaku masih bebas berkeliaran dan tidak sekalipun pernah tertangkap.
“Makanya kami pun heran, apa harus ada korban jiwa baru polisi turun dan serius menangkap pelaku yahh sudah buat resah kami warga Jalan Tapian Nauli pasar 3 ini, ” ujar tetangga Diana Pak David yang juga mengaku Vihara miliknya pernah dibongkar maling dan diduga pelaku adalah orang yang sama membongkar rumah Diana, meski sudah membuat laporan resmi ke Polsek Sunggal tetap saja pelaku tidak tertangkap.
Beberapa Warga di Jalan Tapian Nauli yang pernah mengalami kejadian serupa di lokasi kejadian mengatakan meskipun sudah membuat laporan ke Polsek Sunggal namun belum pernah pelaku yang identitas dan ciri-cirinya itu berhasil di tangkap.
” Kami sebenarnya sudah malas bolak balik lapor ke polisi khususnya Polsek Sunggal, karena sia-sia, dilapor juga nanti saat ditanyakan alasan kurang saksilah, jadi kami pun curiga pelaku itu apakah banyak kenal polisi di Polsek Sunggal?,”gerutu warga kesal.
Warga Jalan Tapian Nauli ini pun ingin agar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan SIK dapat mengatensi permasalahan mereka karena kurang yakin atas kinerja aparat kepolisian di Polsek Sunggal.
Terpisah, Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat saat diberitahukan awak media terkait peristiwa pembongkaran rumah salah seorang warga bernama Diana yang terjadi di Jalan Tapian Nauli pasar 3 Kecamatan Medan Sunggal, belum memberikan balasan meskipun tanda centang dua.(MR/Tim)

