Ratusan Massa Pendemo ‘Akbar Sumut’ Geram, Minta Seluruh Ketua Komisi DPRD Sumut Terima Aspirasi Terkait Pencabutan pengesahan UU TNI 2025
METRORAKYAT. COM, MEDAN – Seratusan massa dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung pada Akbar Sumut terlihat kesal dan mulai meluapkan emosi kepada seluruh wakil rakyat di DPRD Sumut. Pasalnya sudah berjam – jam berdiri melakukan orasi di depan pintu masuk gedung DPRD Sumut namun tidak ada satupun anggota perwakilan rakyat provinsi Sumatera Utara yang mau mendatangi massa pendemo untuk mendengarkan aspirasi mereka.
Seratusan massa yang tergabung pada Aksi Amarah Buruh dan Rakyat Sumatera Utara (AKBAR SUMUT) menuntut pencabutan pengesahan Undang-Undang TNI tahun 2025. Aksi ini digelar dengan tema “Cabut Undang Undang TNI Tahun 2025, Kembalikan TNI ke Barak Angkat Kaki dari tanah rakyat”.
Massa pendemo mengatakan tidak mau jika yang menemui mereka hanyalah ketua komisi B. ” Disini kami ingin aspirasi kami didengarkan seluruh ketua Komisi di gedung rakyat ini. Kami tidak mau aspirasi kami hanya diterima namun tidak tersampaikan kepada seluruhnya, “teriak massa pendemo.
Ketua komisi B DPRD Sumut, Sorta Siahaan dari Fraksi PDI Perjuangan Sumut saat menuju keramaian aksi massa Akbar Sumut ini mengatakan siap menerima aspirasi massa tersebut, namun menolak permintaan pendemo untuk menghadirkan seluruh ketua komisi di DPRD Sumut.
” Hari ini, yang piket adalah komisi B dan kami siap menerima aspirasi massa pendemo, namun mereka menolak dengan alasan ke lima ketua komisi harus datang menemui mereka, “ujar Sorta, Jumat (27/3) kepada awak media.
Kasat Intel Polrestabes Medan, AKBP Masalah Sembiring terlihat menenangkan para pendemo. Namun, massa pendemo tetap bersikukuh mereka hanya mau menerima jika yang hadir lima ketua komisi yang ada di DPRD Provinsi Sumut.
Melihat massa pendemo tidak mau menerima hanya ketua komisi B, membuat wakil rakyat provinsi Sumut inipuh beranjak dari lokasi kerumunan penemo menunggu koordinasi dengan pimpinan DPRD Provinsi Sumut.
Amatan awak media di lokasi, aktivitas pendemo menyanyikan yel yel perjuangan dan berteriak meminta aspirasi mereka dapat disahuti oleh pimpinan DPRD Provinsi Sumut. (MR/Irwan)

