Proyek Dinas Pariwisata Kabupaten Toba Tidak Sesuai Spek 

Proyek Dinas Pariwisata Kabupaten Toba Tidak Sesuai Spek 
Bagikan
  • Habiskan Rp 14. 873.241.614.79 Dalam 10 Paket

METRORAKYAT.COM, TOBA –  Sepuluh Proyek  Bangunan Fisik di Dinas Pariwisata Kabupaten Toba yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2023 tidak sesuai dengan spek dalam pelaksanaannya di tujuan wisata DTW Rest Lumban Pea. Desa Tambunan Lumban Pea Kecamatan Balige Kab. Toba Sumatera Utara.

Demikian disampaikan DPRD Kabupaten Toba melalui Komisi C Robinson Sibarani, Jumat (5/7/2024). Kesimpulan itu disampaikan setelah Komisi C bersama Kadis Dinas Pariwisata Toba Rusti Hutapea M.Pd dan Lembaga DPP Sakti Sumatera Utara, Selasa (3/7/2024) meninjau pelaksanaan pekerjaan proyek itu di desa Lumban Pea Tambunan.

Pelaksana yang tidak maksimal pekerjaanya dugaan akibat rendahnya penawaran pada sewaktu tender hingga pekerjaanya tidak maksimal atau tidak sesuai spek.

Sekaitan itu, Robinson Sibarani, meminta Kadis Pariwisata memperbaiki pekerjaan proyek tersebut. Anggota dewan ini juga melihat pelaksanaan pekerjaan dinas pariwisata baik konsultan dan pengawas kurang perduli hingga pekerjaannya tidak sesuai spek.

Sebelum ke lokasi, komisi C melakukan rapat dengar pendapat dengan pemohon DPP Sakti Sumatera Utara (Sumut) Rinaldi Hutajulu dan kadis dinas pariwisata Toba Rusti Boru Hutapea.

Ketua Lembaga Sakti DPP Toba Ir. Rinaldi Hutajulu menyampaikan, atas pekerjaan proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 14. 873,241,614.79, TA 2023, di 10 paket tender proyek dan ditambah 7 paket perencanaan dan pengawasan, terkesan asal dikerjakan.

” Tidak sesuai dengan aturan dan peraturan pelaksanaanya hingga hasil pelaksanaan tidak bermutu, alias amburadul sudah rusak dan bahkan dilaksanakan tidak tepat waktu” ucap Rinaldi, saat awak MWT menkorfirmasikan, Jumat (5/7/2024).

Disebutkan Rinaldi, sampai saat ini beberapa pekerjaan bangunan itu belum selesai dilaksanakan dan sudah rusak yang dilaksanakan pekerjaanya sejak Agustus 2023, tutur Hutajulu.

Lembaga DPP Sakti Toba  Ir. Rinaldi memohon kepada DPRD Toba untuk melihat pelaksanaan proyek tersebut. Komisi C tanggap dengan permohonan itu selanjutnya Senin, (1/7/2024) komisi C dan dinas pariwisata rapat dengar pendapat.

Kepala dinas Pariwisata Toba Rusti Hutapea yang dihubungi tidak berada di kantornya. Staf dinas boru Manurung mengatakan ibu Kadis ke Ajibata. Diupayakan menghubungi melalui  selular tidak direspon sampai berita ini dikirimkan ke redaksi.( MR/Red)

 

Admin Metro Rakyat News