Polrestabes Palembang Gelar Konferensi Pers, Ungkap Kasus Pembunuhan Di Kemang Agung Kertapati

Polrestabes Palembang Gelar Konferensi Pers, Ungkap Kasus Pembunuhan Di Kemang Agung Kertapati
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PALEMBANG -Kepolisian Polrestabes Palembang menggelar konferensi pers ungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Abikusno Cokro Suyoso Rt 023 Rw 005 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Kota Palembang Provinsi Sumsel, yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr Harryo Sugihartono SIK MH didampingi Kapolsek Kertapati Iptu Angga Kurniawan.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihartono mengungkapkan kasus pembunuhan terhadap AP bin Cornelisd yang terjadi beberapa hari lalu yang terjadi diwilayah Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati.

“Tim gabungan Opsal Sat Reskrim Polrestabes Palembang dan Polsek Kertapati Palembang berhasil mengamankan dua orang pelakunya yakni IB bin A Badarudin dan MN bin Daud,” kata Harryo, senin (26/02/2024).

Kapolrestabes Palembang melanjutkan, kasus pembunuhan ini terungkap berkat penyelidikan dan keterangan saksi yang berada tidak jauh dari tempat kejadian tersebut.

“Pembunuhan ini terjadi akibat selisih paham dan ketersinggungan antara pelaku IB dan korban karna ada pecahan batu yang menghalangi jalan masuk ke rumah pelaku, sehingga korban menampar pipi pelaku, lalu pelaku pulang ke rumah mengambil sebilah pedang,” terang Harryo.

Lebih lanjut Kapolrestabes menjelaskan, sambil menghunus sebilah pedang pelaku mendatangi kembali korban sambil diikuti pelaku MN yang pada saat itu sedang memancing dan juga membawa sajam jenis pisau.

“Ketika pelaku kembali menemui korban terjadi cekcok mulut, korban mendorong pelaku IB, kemudian pelaku MN membalas mendorong tubuh korban, lalu pelaku IB dengan ke dua tangan menggenggam pedangnya mengayunkan ke arah belakang korban, akan tetapi korban tidak luka,” terang Harryo.

Melihat korban tidak luka lanjut Kapolrestabes, kemudian pelaku IB menusukkan mata lancip pedangnya tersebut ke tanah dan kembali mengayunkan pedangnya ke arah tangan korban, tangan korbanpun luka berdarah.

“Dalam waktu yang bersamaan, pelaku MN mengibaskan pisaunya dan mengenai tangan korban sehingga membuat tubuh korban jatuh berputar dan tertelungkup, saat tertelungkup pelaku IB mendekat dan mengayunkan pedangnya berkali-kali ke tubuh korban,” tuturnya.

Kapolrestabes Palembang menerangkan, bahwa korban meninggal dunia di TKP dengan mengalami luka terbuka dileher, luka terbuka pada bahu kiri, luka terbuka pada kepala sebelah kanan, luka terbuka pada punggung bagian belakang dan luka pada jari kanan (putus).

Selain mengamankan tersangka Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah sajam jenis pedang, satu buah sarung pedang dan satu bilah sajam jenis pisau. Karna perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP Jo Pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHP.

Dikesempatan yang sama Kapolsek Kertapati Iptu Angga Kurniawan menambahkan, bahwa saat ini ke dua tersangka sedang dalam proses pemberkasan.

“Saya berharap kejadian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang ini, tidak terjadi lagi diwilayah hukum Polsek Kertapati, mari bersama kita jaga keamanan dan kenyamanan dilingkungan Kecamatan Kertapati,” pungkasnya. (MR/YOPI007)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.