Meski Rutin Menerima Dana BOS dan Ditetapkan Sebagai Sekolah Pusat Keunggulan, Kamar Mandi SMKN 2 Pematang Siantar Memilukan

Meski Rutin Menerima Dana BOS dan Ditetapkan Sebagai Sekolah Pusat Keunggulan, Kamar Mandi SMKN 2 Pematang Siantar Memilukan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PEMATANG SIANTAR – Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan yang selanjutnya disebut Dana BOSP adalah dana alokasi khusus nonfisik untuk mendukung biaya operasional nonpersonalia bagi Satuan Pendidikan. Dana tersebut dipergunakan sepenuhnya untuk keperluan dan kepentingan sekolah sepenuhnya.

Dalam penggunaan dana BOS ada dialokasikan dana untuk perawatan sarana dan prasarana sekolah yang besarannya sekira 15 -20 persen dari total dana yang digelontorkan.

Untuk Sekolah SMKN 2 Pematang Siantar Jalan Asahan Jalan Sangnualuh Kelurahan Siopat Suhu Kota Pematang Siantar Sumatera Utara sesuai dapodik tahun 2023 dengan jumlah siswa 1544 orang berarti menerima dana BOS sebesar 1544 x 1.600.000 = 2.470.400.000.

Dan jika dihitung 15 – 20% dari total dana yang diterima ada sebesar Rp 370.560.000 – 494. 080.000 dana yang dialokasikan untuk perawatan sarana dan prasarana termasuk di dalamnya rehabilitasi ringan sebesar.

Namun kenyataannya miris. Sesuai amatan langsung Metrorakyat.com Kamis (7/12/2023) di sekolah tersebut ditemukan kamar mandi dengan kondisi parah dan memilukan. Dimana tampak pintu kamar mandi yang hancur dan berlubang ditambah tidak adanya air dan bauk pesing yang menyengat.

Atas hal tersebut selanjutnya kru Metrorakyat.com coba mengkonfirmasi Janner Simanullang selaku kepala sekolah SMKN 2 Pematang Siantar namun tidak berhasil ditemui. Saat dihubungi lewat seluler namun nomor yang bersangkutan tidak aktif.

Kiranya hal ini menjadi perhatian APH (Aparat Penegak Hukum) untuk memeriksa Janner Simanullang terkait dugaan korupsi penggunaan dana BOSP di sekolahnya. Juga agar menjadi perhatian Kadis Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang baru-baru ini melakukan kunjungan ke Kota Pematang Siantar agar mengevaluasi ulang SMKN 2 Pematang Siantar yang baru-baru ini ditetapkan sebagai sekolah Pusat Keunggulan yang diduga terkesan dipaksakan. (MR/M. Baringin P Sihombing)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.