Sesi ke 2, Edward Hutabarat Kembali  Sosialisasi Perda Adminduk Bagi Warga Tanjung Gusta

Sesi ke 2, Edward Hutabarat Kembali  Sosialisasi Perda Adminduk Bagi Warga Tanjung Gusta
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Edward Hutabarat kembali melaksanakan sosialisasi perda kota Medan Nomor 3 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di daerah pemilihan (dapil) I yang meliputi Kecamatan Medan Barat, Kecamatan Medan Baru, Kecamatan Medan Helvetia dan Kecamatan Medan Petisah.

Pada sesi kedua ini, Edward Hutabarat  melaksanakan Sosperda di Jalan Bakti, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (26/11/2023) yang dilaksanakan pukul 15.00 WIB.

Sama seperti sesi pertama pada Sabtu (25/11/2023) kemarin, turut hadir Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan ratusan masyarakat yang hadir dilokasi.

Pada kesempatan ini, Edward Hutabarat mengatakan, sebagai warga negara, wajib memiliki administrasi kependudukan (Adminduk), seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kartu Keluarga (KK) akte kelahiran dan lainnya.

“Masyarakat harus mengetahui Perda No.3 Tahun 2021, kita sosialisasikan Adminduk ini karena sangat penting untuk dimiliki sebagai identitas diri,” sebut Edward.

Edward menghimbau, jangan sampai ada warga Medan tidak memiliki adminduk, baik KTP, KK, Akte Kelahiran, hingga dokumen atau surat pernikahan.

”Dengan adanya Perda ini, diharapkan jangan ada lagi warga Kota Medan yang tidak memliki identitas penduduk secara lengkap,” tegasnya.

Tak lupa, Edward mengingatkan masyarakat yang berdomisili di Kota Medan agar berhati-hati dengan persoalan NIK (Nomor Identitas Kependudukan) ganda.

“Kalau sudah tahu ada Perda Adminduk, masyarakat harus selalu mengecek NIK adminduk kita, sebab NIK tersebut dapat disalahgunakan orang lain. Saatnya kita memantau keabsahan adminduk yang dimiliki,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, anggota DPRD Medan ini mengingatkan agar jangan ada lagi yang bermain-main atau tidak benar dalam pengurusan data kependudukan. Sebab data kependudukan yang berlaku saat ini sudah semakin membaik dan terdata online secara nasional.

“Jika ada data identitas kita yang tidak sesuai segera sampaikanlah kepada keluarga dan tetangga kita lainnya, agar mengurus data kependudukannya masing-masing. Apalagi jika kita ingin mengurus administrasi lainnya seperti akte kelahiran, akte nikah hingga BPJS, juga harus punya KTP dan KK yang aktif,” bilangnya.

Menurut Edward, tujuan penyelenggaraan administrasi kependudukan yaitu untuk memberikan keabsahan identitas dan kepastian hukum atas dokumen penduduk untuk setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami penduduk, memberikan perlindungan status hak sipil penduduk.

“Hari ini kita sosialisasikan Perda Adminduk, untuk memberikan pengetahuan dan motivasi sehingga persoalan mengenai administrasi kependudukan dapat berjalan dengan baik dan masyarakat memiliki adminduk secara lengkap di Kota Medan. Saya harap, tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki identitas. Jadi, didalam Perda Adminduk memberikan keabsahan identitas dan kepastian hukum atas dokumen penduduk untuk setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami penduduk, memberikan perlindungan status hak sipil penduduk,” ungkapnya diakhir sosialisasi.

Diakhir pelaksanaan Sosperda tersebut, Edward dan tim membagikan souvenir berupa sarung, nasi kotak dan snack serta berfoto bersama dengan masyarakat undangan yang hadir.(MR/wan)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.