Meski Sepi Pembeli, Pelaku UMKM Senang Event Aquabike World Championship 2023 Dilangsungkan di Samosir

Meski Sepi Pembeli, Pelaku UMKM Senang Event Aquabike World Championship 2023 Dilangsungkan di Samosir
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Sejumlah pelaku usaha kerajinan tangan yang mendirikan stan pada kegiatan Aquabike World Champion Ship 2023 mengeluhkan sepinya pembeli yang datang dan berbelanja suvenir di stan milik mereka. Padahal para pelaku usaha kerajinan tangan di kabupaten Samosir ini berharap event berkelas internasional tersebut mampu menarik minat wisatawan mancanegara dan lokal untuk datang ke Samosir dan membeli hasil kerajinan tangan para pelaku UMKM di daerah itu sehingga membantu ekonomi para pengerajin lokal.

R br Sinaga salah satu penjual suvenir hasil kerajinan tangan yang membuka stan jualan di halaman gereja Katolik Paroki desa Pardomuan 1 kecamatan Pangururan kab Samosir – Sumatera Utara saat dikunjungi awak media mengaku sejak berjualan dari tanggal 21 – 25 November 2023, para pengunjung yang datang membeli suvenir di stan stan UMKM yang tersedia tidak banyak.
Padahal harga yang mereka tawarkan untuk setiap jenis suvenir Standart.

” Pengunjungnya tidak terlalu banyak bang, kalau pun banyak namun yang membeli suvenir dan kerajinan tangan buatan pengerajin lokal sedikit. Mereka hanya datang dan melihat lihat,”sebutnya sembari menawarkan kepada wartawan gelang rajutan terbuat dari benang, tas dari bahan ulos batak dan ukiran kayu hasil karya mereka, Rabu (23/11).

Meski begitu, warga Pangururan ini mengaku sangat senang kota Samosir kembali mendapat kepercayaan sebagai lokasi pelaksanaan event internasional perlombaan jetski pada even Aquabike World Championship 2023 yang berlangsung selama 5 hari di kota Samosir.

” Harapan kami, sering sering lah event seperti ini dilaksankan oleh pemkab Samosir bekerjasama dengan pemprovsu dan pemerintah pusat agar taraf ekonomi warga terutama pelaku UMKM dapat bertambah meskipun tidak drastis. Paling tidak dapat menjadikan kota Samosir dan Danau Toba semakin dilirik oleh masyarakat baik lokal dan internasional,”ujar R br. Sinaga.

Dia pun mengatakan bahwa selain membuka stan jualan pernak pernik dan suvenir pada event tersebut, dia juga berjualan kerajinan tangan di rumahnya. Disebutkan dia lagi, keluarganya sudah lama menggeluti usaha kerajinan tangan dan dia pun sangat senang menekuninya.

” Dari hasil penjualan kerajinan kami gunakan untuk membutuhi kebutuhan hidup sehari hari dan biaya sekolah sampai biaya kuliah,”tutupnya.(MR/wan)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.