Pasir Putih dan Ciri Khas “Kopi Badotak” Pantai Merdeka Jadi Destinasi Wisata Favorit Masyarakat Sergai

Pasir Putih dan Ciri Khas “Kopi Badotak” Pantai Merdeka Jadi Destinasi Wisata Favorit Masyarakat Sergai
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Keindahan dan keunikan pasir pantai yang putih berkilau, menjadikan salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung dan bersantai bersama keluarga.

Putihnya pasir pantai bukan hanya untuk dijadikan lokasi wisata saja, akan tetapi pasir pantai ini juga merupakan suatu kekayaan alam yang sangat penting dijaga keasriannya.

Salah satunya lokasi wisata bahari Pantai Merdeka yang berada di pesisir Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara, yang memiliki pasir putih menjadi magnet para pengunjung.

Walaupun lokasi Pantai Merdeka ini berada di ujung Kecamatan Tanjung Beringin, namun masih tetap menjadi tujuan favorit wisata keluarga dan kalangan pecinta pantai.

Rodiah (43), warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang bersama rombongan keluarga merasa senang berwisata di Pantai Merdeka. Ia juga kagum dan terharu melihat keindahan putihnya pasir Pantai Merdeka.

“Saya bersama rombongan keluarga merasa puas berwisata di pantai ini. Selain tiket masuknya terjangkau, pantainya juga terlihat asri dan alami,” ungkapnya kepada wartawan disela-sela menikmati keindahan Pantai Merdeka Desa Bagan Kuala, Minggu (15/2/2026).

Menurut Rodiah, keindahan hamparan pasir putih Pantai Merdeka ini diketahui sejak dahulu. Setelah dikelola dan tertata dengan baik, sekarang menjadi semakin indah dan bersih.

“Dulu pantai ini tidak seperti ini indah dan cantiknya. Kini sudah menjadi seperti ini, saya senang kali melihatnya,” sebut Rodiah yang dahulunya pernah berkunjung di pantai tersebut.

Hal senada juga disampaikan Ani (45), salah satu warga Kabupaten Sergai yang sedang berlibur bersama anak-anaknya di Pantai Merdeka. Menurutnya pantai ini sangat bagus dikunjungi bersama keluarga di saat weekend.

“Kami sering berwisata di Pantai Merdeka, selain indah alami dan pasirnya putih, biaya masuknya cukup murah, cocok bagi semua kalangan,” tuturnya.

Semenjak dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pemuda desa setempat, Pantai Merdeka dengan sebutan “Kampung Kito” ini berkembang dan menjadi tujuan favorit wisata lokal maupun luar daerah.

Pantai Merdeka ini sering dikunjungi oleh wisata keluarga, para komunitas maupun para pecinta wisata pantai yang secara langsung ingin melihat dan menikmati keindahannya.

Yang menjadi keunggulan dan favoritnya Pantai Merdeka adalah hamparan pasir putihnya yang membuat memukau mata pengunjung. Selain itu, suasana pantai yang bersih memberikan rasa nyaman, ditambah lagi deburan ombak menjadikan destinasi ini cocok untuk bersantai serta berswafoto.

Ternyata tidak hanya indahnya, di Pantai Merdeka ini juga dikenal dengan sajian kuliner ikan sombam dan sambalnya yang membuat lidah bergoyang. Bahkan sajian minuman tradisional yang bernama “Kopi Badotak” menjadi para pengunjung ingin kembali setelah menikmatinya.

Sajian minuman “Kopi Badotak” ini merupakan identitas rasa melekat yang menjadi ciri khas Pantai Merdeka Desa Bagan Kuala sejak dahulu sampai sekarang.

Pengolahan metode tradisional dengan cara campuran gula merah yang dimasak bersama kopi, sehingga menghasilkan aroma khas pesisir dan cita rasa kental.

Dengan perpaduan manis alami, dan pahitnya kopi menciptakan sensasi rasa yang berbeda dari racikan kopi pada umumnya yang ada.

“Para pengunjung yang sudah pernah mencicipi rasa “Kopi Badotak”, banyak menjadikan kopi ini sebagai menu wajib saat di Pantai Merdeka, sehingga menjadi cerita dan oleh-oleh yang dibawa pulang,” kata Kepala Desa Bagan Kuala, Safril kepada media ini saat bincang-bincang santai di lokasi pantai.

Menurutnya, bahwa pengembangan dan kemajuan Pantai Merdeka ini tidak terlepas dari peran para pemuda-pemuda desa yang peduli terhadap lingkungan dan wisata.

Ia menyebutkan, pemerintah desa akan terus mendukung untuk kemajuan wisata bahari di desanya, dan juga tetap dilakukan pengawasan terhadap kebersihan serta keindahan pantai agar terjaga dengan baik.

“Sistem pengelolaan berbasis desa terus diarahkan agar destinasi wisata bahari ini berdampak langsung kepada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pemuda kelahiran Desa Bagan Kuala yang mudah bergaul ini menambahkan, dampak positif itu terlihat kepada para pelaku UMKM seperti pedagang kuliner, penyedia jasa parkir, serta usaha kecil di sekitar pantai, sehingga perputaran ekonomi dari aktivitas wisata dapat dirasakan masyarakat.

Safril juga membeberkan, sebagai faktor pendukung agar meningkatnya kunjungan wisatawan, pengelola Pantai Merdeka menetapkan harga tiket masuk yang cukup ramah dikantong bagi wisatawan seluruh lapisan masyarakat.

“Setiap pengunjung yang datang menggunakan sepeda motor hanya dikenakan retribusi sekitar Rp10.000, sedangkan kendaraan roda empat berkisar Rp20.000. Itu sudah mencakup biaya parkir, penggunaan fasilitas kamar mandi dan mushola. Sedangkan fasilitas pondok mereka hanya membandrol dengan harga Rp30.000,” terangnya.

Safril seorang sosok yang berbaur dengan masyarakat, dan telah dipercaya untuk memimpin desa selama dua periode ini berinisiasi untuk terus membenahi Pantai Merdeka, agar mampu bersaing sebagai destinasi wisata bahari unggulan di kawasan pesisir Sergai.

Membuat Pantai Merdeka ini pantas dikunjungi karena letaknya yang strategis di wilayah pesisir Kabupaten Sergai, sehingga para wisatawan mudah menjangkaunya dari berbagai kecamatan sekitar.

Safril berharap dukungan masyarakat serta pengelolaan yang berkelanjutan mampu menjadikan kawasan ini sebagai sumber pertumbuhan ekonomi desa, sekaligus destinasi wisata favorit masyarakat Sergai.

“Jika tren kunjungan terus meningkat dan penataan yang konsisten, Pantai Merdeka ini berpotensi naik kelas dari wisata lokal menjadi tujuan wisata regional yang diperhitungkan,” pungkasnya.

Keindahan alam yang asri, tiket masuk terjangkau dan dengan kombinasi kekuatan kuliner lokal, Pantai Merdeka Desa Bagan Kuala ini diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata bahari yang baru di wilayah Sergai, dan destinasi wisata favorit Sumatera Utara. (MR/AS)

Metro Rakyat News