Majukan Objek Wisata, Bupati Inhu Launching Perbup Desa Wisata
METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi SE launching dan sosialisasi peraturan bupati ( Perbup) tentang Desa wisata dan buku pedoman desa wisata di aula kantor Bappeda Kabupaten Inhu Selasa (17/10/2023).
Launching tersebut dihadiri asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Inhu, Syahruddin, Asisten Administrasi Umum Inhu, Erlina Wahyuningsih, staf ahli bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Evi Irma Junita, staf ahli bidang Perekonomian dan Pembangunan, Joni Maryanto, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Badan, Camat dan Kepala Desa.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parawisata Pemerintah Inhu, Atan SP mengatakan, berdasarkan hasil rapat tim panitia, ada 11 Desa untuk pencenangan klasifikasi sebagai Desa wisata yang saat ini masih dalam proses.
Sebanyak 11 Desa penetapan klasifikasi wisata Desa tersebut yakni Desa Kota Lama, Desa Rantau Lansat,Desa Kelesa, Desa Pejangki,Desa Alim, Desa Anak Talang, Desa Sanglap, Desa Petaling Jaya, Desa Sipang,Desa Puntianai dan Desa Aur Cina.
Adapun program pencanangan wisata Desa mewujudkan visi dan misi bupati Inhu, karena tujuan pencanangan Desa Wisata ini untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan, tentu bangkitnya ekonomi masyarakat di Desa secara otomatis stunting hilang.
“Karena melalui wisata Desa usaha di Desa juga bertumbuh untuk meningkatkan perekonomian sehingga desa tersebut maju dam makmur, kalau sudah makmur semua terbangun,” katanya.
Buku pedoman desa wisata merupakan suatu dokumen yang berisi tentang konsep, pendekatan dan skema desa wisata, strategi dalam pengembangan Desa wisata serta penyelenggaraan desa wisata digital.
“Hadirnya buku pedoman ini diharapkan akan menjadi dorongan sekaligus sumber informasi yang positif bagi masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan dan bertransformasi dalam memajukan potensi yang ada di desa,” harapnya.
Kepala Dinas Disporapar Atan S.P menegaskan, destinasi wisata di Inhu terdapat beberapa destinasi, diantaranya adalah 49 Wisata alam, 13 wisata budaya, 3 wisata religi, 6 wisata minat dan 16 wisata buatan, tinggal hanya perbaikan sehingga menjadi tempat wisata yang nantinya bisa menjadi pendapatan daerah.
“Kedepannya diharapkan kepada seluruh camat, lurah, dan kepala desa untuk membangun desa wisata di tempatnya, dan kami juga sesegera mungkin akan mensosialisasikan wisata yang ada di Inhu,” ucapnya.
Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi, SE dalam sambutannya mengatakan meningkatkan wisata dan destinasi wisata di Kabupaten. Inhu merupakan misi Bupati dan Wakil bupati.
Bupati juga menyebutkan bahwasannya Kabupaten Inhu tidak kekurangan wisata, “kita hanya perlu polesan, sentuhan atau perbaikan saja sehingga wisata yang ada di Kabupaten Inhu bisa tampak lebih baik dan lebih bagus sehingga bisa menyaingi daerah lain”.
“Diharapkan ada tim khusus bagaimana wisata di Kabupaten Indragiri Hulu bisa kelihatan menarik tetapi dengan tidak mengada-ada, dan sesuai dengan keadaan yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu”.
Rezita juga berharap dukungan dan keterlibatan dari seluruh pihak bagaimana potensi wisata yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu benar-benar bisa meningkat dan menarik wisatawan, baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Dengan launchingnya perbup ini, diharapkan menjadi salah satu langkah kita untuk memajukan dunia pariwisata di Kabupaten Indragiri Hulu,”harap Rezita. (MR/Ob)
