Puluhan Calon Umroh Diduga Tertipu Paket Umroh Zulindo dari Zulindo Tour & Travel, Ngadu ke Kemenag Sumut 

Puluhan Calon Umroh Diduga Tertipu Paket Umroh Zulindo dari Zulindo Tour & Travel, Ngadu ke Kemenag Sumut 
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sejumlah calon peserta Umroh dari berbagai daerah mendatangi ke kantor Kanwil Kemenag Sumut mengadukan Biro perjalanan Haji dan Umroh Zulindo Tour & Travel Service yang beralamat di jalan Gatot Subroto Kota Medan, karena tidak kunjung diberangkatkan. Senin,(17/9). Bahkan diantara mereka ada yang membawa Koper saat mendatangi Kanwil Kemenag Sumut.

Tampak diantara mereka legislator dari Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori yang turut mendampingi di Kantor Kanwil Kemenag Sumut untuk melaporkan Biro perjalanan Haji dan Umroh Zulindo Tour & Travel Service.

Kedatangan mereka untuk melaporkan Biro Perjalanan Haji dan Umroh, Zulindo Tour & Travel Service karena tidak kunjung memberangkatkan mereka padahal sudah melunasi ongkos perjalanan umroh.

Sementara itu para Calon Peserta Umroh langsung diterima dan disambut oleh Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumut  Zulpan, dimana mereka langsung dibawa keruang pertemuan yang berlangsung secara tertutup selama satu jam.

Setelah pertemuan salah seorang peserta Calon Umroh, Jamil mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk melaporkan Biro Perjalanan Haji dan Umroh, Zulindo Tour & Travel Service Kanwil Kemenag Sumut.

“Dalam pertemuan tadi, kami bertemu dengan Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kanwil Kemenag Sumut Zulpan yang berjanji untuk memanggil pihak pengelola Zulindo. Dan rencana pihak pengelola besok akan hadir di Kanwil Kemenag Sumut,” sebut Jamil.

Para calon peserta Umroh ini pun berharap pihak Zulindo diberikan sanksi akibat tidak diberangkatkannya calon peserta umroh. “Mengembalikan uang atau memberangkatkan kami. Karena dari hari ke hari, bulan ke bulan hanya janji namun kami yang berjumlah 78 orang belum berangkat. Bahkan mengenai ongkos itu bervariasi karena ada yang berangkat Umroh, dan Haji Plus,”ujarnya.

Mengenai peserta umroh maupun haji plus ada dari berbagai daerah, Sibolga, Sumatera Barat, Batubara, Palas.

Atas kejadian ini Jamil pun meminta kepada DPRD Sumut membuat regulasi dalam hal ini perda, begitu juga kepada Gubernur Sumatra Utara untuk membuat pergub sehingga bisa menindak para biro perjalanan haji dan umroh yang nakal.

Selain itu kepada Kanwil Kemenag Sumut, Jamil berharap segera membentuk Tim Satgas Pencegahan, Pengawasan dan Penertiban biro perjalanan umroh dan haji, karena mempunyai kewenangan sesuai ketentuan UU No.8 Tahun 2019.

Jamil meminta, pemerintah memberikan jaminan kepada peserta umroh dan haji dari pihak biro perjalanan yang  bertanggungjawab.

Senada dengan itu, Lila dari Batubara mengatakan dirinya telah melunasi ongkos perjalanan umroh dengan total Rp.38 juta, dan kawan-kawan lainnya karena pada umumnya sudah melunasi namun tiket dan visa belum diberikan termasuk jadwal keberangkatan yang terus diulur-ular dari April, Mei, Agustus dan September.

Dikatakannya, sebelumnya mereka  mendatangi kantor Zulindo yang berada di Jalan Gatot Subroto Medan, namun kenyataan kantor tersebut tutup sehingga bersama-sama ke Kanwil Kemenag Sumut mengadukan pihak manajemen Zulindo.

“Dan besok kami berharap bisa bertemu dengan dengan pihak Zulindo, karena uangnya yang telah disetorkan jumlahnya mencapai puluhan juta untuk perorangnya.

Calon umroh lainnya, Fitrianti (48) warga jalan kapten Muslim Gg. Selamat No.251 C kepada wartawan mengatakan awalnya dia mendapatkan Voucher paket Umroh yang diberikan ketika mengikuti kumpulan pengajian.
Fitriani mengatakan lagi, di pengajian ada yang memberikan voucher paket umroh.
“Kami dapat voucher dari pak Wagub Ijek  untuk umroh, dari bulan Januari 2023. Kami tidak tahu kendalanya dimana. Yang pasti kami sudah membayar semua uang yang diminta. Namun sampai sekarang kami belum juga mendapat kabar umroh.

Terpisah Kabid Pelayanan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumut, Zulpan ketika dikonfirmasi se kaitan dengan adanya pengaduan peserta umroh yang tidak jelas keberangkatan tidak berada diruangan bahkan ketika dihubungi nomor teleponnya juga tidak mengangkat.

Bahkan ketika awak media mendatangi kantor Zulindo dikawasan Jalan Gatot Subroto hendak melakukan konfirmasi justru kantornya tutup bahkan tampak sudah berdebu yang terkesan sudah lama tutup.(MR/red)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.