Di Samosir Gegara Buah Kemiri, Nenek Lansia Bantai Nenek Lansia, 1 Tewas

Di Samosir Gegara Buah Kemiri, Nenek Lansia Bantai Nenek Lansia, 1 Tewas
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Di Samosir gegara buah kemiri, nenek yang sudah lansia tega membantai nenek yang juga lansia, satu diantaranya tewas.

Kasus pembunuhan terhadap korban Lermin Harianja, nenek berusia 70 Tahun yang ditemukan tewas oleh warga tepat dibelakang rumah pemukiman warga Dusun Satu Desa Onan Runggu, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada hari Kamis lalu tanggal 3 Agustus 2023 sekitar pukul 16:45 Wib, berhasil diungkap Satreskrim Polres Samosir.

Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman melalui Kasat Reskrim AKP. Natar Sibarani, Selasa (08/08/2023), diruang kerja mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat, kemudian investigasi yang dilakukan oleh Kepolisian.

Dijelaskan, pada hari Sabtu lalu tanggal 5 Agustus 2023, sekitar pukul 16.00 WIB, dipimpin Kanit Reskrim Ipda Fajri Lubis, petugas akhirnya berhasil mengamankan Merry Panggabean, seorang nenek berusia 76 Tahun, yang bermukim di Jalan Pelabuhan Dusun I Desa Onan Runggu, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.

AKP. Natar Sibarani, Kasat Reskrim Polres Samosir mengatakan, sejak dilakukan pemeriksaan secara intensif dan pengumpulan bukti yang cukup oleh Polisi, akhirnya melakukan penahanan terhadap Merry Pandiangan pada Hari Minggu kemarin, tanggal 6 Agustus 2023, dan menjadikan tersangka utama.

” Tersangka sudah kami tahan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut “, kata Kasat Reskrim AKP. Natar Sibarani.

Sementara, Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman melalui Kasat Reskrim AKP. Natar Sibarani menyebutkan, kepada penyidik Merry Pandiangan nenek yang sudah berusia 76 Tahun tersebut mengaku sakit hati karena buah kemiri miliknya beberapa kali hilang.

” Pelaku atas nama Merry Pandiangan sakit hati. Karena beberapa kali kehilangan buah kemiri dan menduga bahwa korban adalah pencuri buah kemiri yang berada di kebun milik pelaku “, kata AKP. Natar Sibarani, Kasat Reskrim Polres Samosir.

Peristiwa pembunuhan pun terungkap, bahwa tersangka Merry Pandiangan merasa sakit hati karena beberapa kali buah kemiri di kebun miliknya hilang, dan dia menduga korban Lermin Harianja, nenek berusia 70 Tahun yang ditemukan tewas tersebut adalah pelaku pencuri buah kemiri tersebut.

Akibatnya, Merry Pandiangan diduga melakukan kekerasan dengan menggunakan benda tumpul diantaranya tangkai buah kelapa dan sandal terhadap korban.

AKP. Natar Sibarani menyebutkan, barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian tersebut meliputi satu buah sandal warna hitam sebelah kanan dan satu buah sandal warna biru sebelah kiri, yang merupakan benda yang diduga digunakan oleh pelaku dalam melakukan kekerasan terhadap korban.
Selain itu juga ditemukan plastik warna merah berisikan buah kemiri, dan satu tangkai buah kelapa kering diduga sebagai salah satu benda yang digunakan oleh pelaku saat memukul korban.

Menurut Kapolres melalui Kasat Reskrim, kematian korban akibat kekerasan benda tumpul pada kepala, berhubungan dengan barang bukti yang ditemukan dilokasi peristiwa.

Diduga korban dipukul pakai satu tangkai buah kelapa kering dan satu plastik warna merah yang berisi buah kemiri.

” Sesuai keterangan tersangka dan saksi – saksi, korban tewas dipukul tersangka dengan menggunakan satu buah tangkai buah kelapa kering.
Korban juga dipukul tersangka dengan menggunakan sebuah plastik warna merah berisi buah kemiri “, ungkap Kasat Reskrim Polres Samosir.

Sementara, berdasarkan hasil autopsi yang telah dilakukan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara, ditemukan luka memar berwarna merah kebiru-biruan pada bahu kiri dan kanan korban.
Selain itu, pemeriksaan dalam juga menunjukkan adanya resapan darah pada kulit kepala bagian dalam sisi kiri dan kanan depan dan belakang, serta di kulit dan otot dada kanan.
Juga ditemukan pula lambung korban berisi sisa makanan nasi yang kemungkinan dimakan antara pagi atau siang hari.

Kasus ini masih terus dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, kata AKP. Natar Sibarani, Kasat Reskrim Polres Samosir.(MR/JMP)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.