Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Renopasi Gedung SD N 205 Palembang Tanpa Papan Nama

Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Renopasi Gedung SD N 205 Palembang Tanpa Papan Nama
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PALEMBANG – Proyek pembangunan renopasi SD Negeri 205 diduga proyek siluman tanpa papan nama, pihak pemborong dari proyek tersebut telah mengabaikan Amanah Undang Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), SD Negeri 205 tersebut berlokasi di Jalan Abikusno Cokro Suyoso Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Kota Palembang Provinsi Sumsel.

Kuat dugaan proyek tersebut dengan sengaja menyembunyikan informasi terhadap masyarakat, proyek sudah berjalan beberapa hari namun papan informasi proyek tidak terdapat dilokasi pembangunan pada saat awak media bersama pihak lembaga meninjau lokasi tersebut.

Pemasangan papan nama informasi proyek adalah implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan.

Menurut Amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Roni selaku kordinator pekerja di lapangan saat didatangi awak media bersama pihak lembaga pada hari sabtu (15/07/2023) mengatakan, dia tidak tahu siapa yang memborong perkerjaan tersebut dan papan proyek memang tidak dipasang.

“ Saya tidak tahu siapa yang memborong bangunan ini, saya hanya disuruh kawan saya yang di gandus, katanya bos menyuruh saya mengawasi pekerjaan ini,” katanya Roni.

Sewaktu awak media dan pihak lembaga minta nomor kontak pemborong, dia mengatakan tidak tahu ” Kalau nomor kontak pemborong saya tidak ada, tapi kalau nomor kontak kawan saya itu saya ada,” ucapnya.

Setelah awak media mendapatkan nomor kontak temannya digandus yang bernama Firman. Kemudian awak media menghubunginya melalui pesan singkat Whatsaap dan dia menuturkan bahwa dia bukan pemborongnya.

” Saya bukan pemborongnya Pak, pemborongnya bernama Kirman, kalau saya Firman” terangnya, kemudian dia mengirimkan nomor kontak Kirman.

Saat awak media dan pihak lembaga ingin beranjak dari lokasi tersebut, Roni menganjurkan agar menghubungi seseorang.” Kalau masalah bangunan ini hubungi saja Hatta” ujarnya.

Sementara itu Sb salah satu LSM yang ada di Kota Palembang saat berada dilokasi menuturkan, akan mendalami proyek renopasi pembangunan gedung SD Negeri 205 tersebut.

” Proyek ini sudah jelas telah menyalahi aturan yang ada, salah satunya tanpa adanya papan proyek dari awal pengerjaannya, mau konfirmasi dengan kepala sekolah SD Negeri 205, beliau sedang tidak berada ditempat, beliau sedang pergi Haji,” terangnya.

Dia menegaskan, akan mendatangi pihak dinas terkait, karna pembangunan proyek renopasi gedung SD Negeri 205 sudah jelas menyalahi aturan.

” Proyek tersebut kuat dugaan dikerjakan asal jadi saja, yang kami sesalkan pihak pengawas tidak jujur mengatakan kepada kami, seolah olah memang ada yang ditutup tutupi dan malah dia menyuruh kami menghubungi orang lain,” pungkasnya.

Kirman selaku pemborong dari pembangunan renopasi SD Negeri 205 tersebut saat dihubungi melalui whatsaap nya membenarkan bahwa proyek tersebut dialah selaku pemborongnya.

” Benar, Proyek tersebut punya saya, saya sekarang sedang berada diluar kota, saya berada di Kayu Agung, kalau ingin bersilaturahmi ingin bertemu dengan saya, nunggu saya pulang,” jawabnya.

Sangat disayangkan, hingga berita ini diterbitkan. Kirman selaku pemborong dari proyek tersebut dihubungi kembali melalui pesan singkat Whatsaap pada hari minggu (16/07/2023) dan pada hari ini senin (17/07/2023, tidak ada respon hanya dibacanya saja.

Melalui pemberitaan ini berharap agar pihak dinas terkait dapat mengetahui adanya hal ini, serta dapat melakukan pengawasan dan perhatian yang serius terhadap jalannya pekerjaan pembangunan renopasi gedung ruang kelas SD Negeri 205 Kota Palembang yang menelan dana anggaran negara yang tentunya tidak sedikit. (MR/YP007)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.