Ada Apa Dengan Kadisdik Aceh Utara Sulit Untuk Ditemui Wartawan
METRORAKYAT.COM, ACEH UTARA – Jurnalis mempunyai hak untuk memberitakan dan Investigasi hasil dari liputan dan temuan dilapangan yang bukan opini semata, baik yang positif maupun negatif, dan itu adalah salah satu fungsi kerja jurnalis dari sebuah media, dilain sisi wartawan dan juga adalah mitra dengan unsur yudikatif, eksekutif dan legislatif.
Kebebasan komponen bangsa ini dalam menyampaikan pendapat dilindungi oleh undang-undang, apalagi untuk seorang jurnalist yang jelas sudah diatur dalam UU No.40.Tahun 1999 serta UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Pejabat tentu pasti sudah tidak asing dengan dunia media yang mana segala bentuk kegiatan selalu ada yang dijadikan pemberitaan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Jamaluddin, S.Sos, M.Pd sepertinya sulit ditemui awak media yang hendak menemuinya di kantor.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara dinilai susah untuk ditemui pasalnya kendati sudah berkali – kali awak media datang ke kantor tersebut, tetap tidak berhasil menemui yang bersangkutan, Selasa (4/7/2023).
Begitu juga awak media meminta nomor telepon Kadisdik tidak satupun pengawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara tersebut yang bersedia memberikan nomor telepon nya.
Sementara, salah seorang pengawai wanita kantor tersebut yang tidak diketahui namanya itu, pada saat itu pas berada di meja depan ruangan Kadis mengatakan, “Pak Kadis lagi rapat di kantor DPRK Aceh Utara,” ucapannya singkat sambil masuk keruangan kadis dan menutup pintunya.
Hingga berita ini ditayangkan pun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Jamaluddin, S.Sos, M.Pd belum berhasil ditemui, sepertinya dia alergi dengan kehadiran insan pers, kenapa ?
Salah seorang awak media online Ruben mengharapkan kepada Pj Bupati Aceh Utara, agar dapat mengevaluasi apa yang sedang terjadi sekarang ini, dan bisa ambil tindakan tegas agar jangan sampai terjadi Seorang Pejabat Publik (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) alergi terhadap Wartawan.(MR/DANTON)
