BI Kerjasama RPC, Gunakan QR Alat Pembayaran Lintas Negara Antara Indonesia dan Malaysia
METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, terhubungnya pembayaran QR lintas negara antara Indonesia dan Malaysia merupakan bukti nyata kerjasama sebagai kerangka Regional Payment Connectivity (RPC) dalam mendorong pembayaran lintas negara yang lebih cepat, lebih murah, lebih transparan dan lebih inklusif, terutama bagi usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM.
“Interkoneksi tersebut seiring dengan inisiatif G20 untuk mengembangkan Peta Jalan Penguatan Pembayaran Lintas Batas, sekaligus menjadi sebuah capaian yang signifikan dari Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023, serta menjadi milestone implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, “terang Perry Warjiyo saat Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia (BNM) meresmikan implementasi interkoneksi pembayaran antara Indonesia dengan Malaysia menggunakan QR Code, Selasa (9/5/2023), Jakarta.
Hal ini dibenarkan Perry Warjiyo menambahkan, bahwa kerjasama ini akan memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna layanan transaksi pembayaran lintas batas sekaligus menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, mendorong inklusi ekonomi dan keuangan digital di kawasan, serta mendukung stabilitas makroekonomi dengan mendorong penggunaan mata uang lokal secara lebih luas untuk transaksi bilateral dalam Kerangka Transaksi Mata Uang Lokal.
Sementara itu seperti yang dilansir dari BI.go.id, Gubernur Bank Negara Malaysia, Nor Shamsiah Mohd Yunus mengatakan, ASEAN kini lebih terhubung dari sebelumnya. Semakin banyak pengguna dari Malaysia dan Indonesia yang akan merasakan manfaat dari pembayaran lintas batas yang lebih, aman, mudah dan efisien.
Hal ini berpotensi mendorong aktivitas ekonomi, termasuk sektor pariwisata di kedua negara. Interkoneksi pembayaran ini akan mendukung perluasan pasar bagi sebagian pelaku usaha dan memfasilitasi peningkatan penyelesaian pembayaran menggunakan mata uang lokal sehingga memberikan dampak keuangan yang positif.
“Interkoneksi pembayaran dengan QR antara Indonesia dan Malaysia ini melengkapi interkoneksi pembayaran bilateral yang berkembang di ASEAN yang akan berkontribusi terhadap ASEAN yang lebih dinamis dan pengembangan kawasan lebih lanjut kawasan sebagai pusat pertumbuhan,” paparnya menambahkan
Kerjasama tersebut akan memperkuat hubungan ekonomi yang erat antara Indonesia dan Malaysia. “Hal tersebut akan mendukung pemulihan ekonomi pasca-pandemi yang lebih inklusif dan lebih kuat. Pada saat pariwisata internasional mendapatkan momentum, interkoneksi pembayaran diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan yang lebih besar bagi para wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan ritel kedua negara,” katanya mengakhiri. (MR/155)

