BPJS Kesehatan Lhokseumawe Pastikan Kemudahan Akses Layanan Kesehatan Masyarakat di Rumah Sakit
METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – Dalam menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan senantiasa melakukan koordinasi aktif dengan rumah sakit selaku mitra pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Koordinasi yang dilakukan dalam bentuk kunjungan lapangan dan pertemuan tersebut melibatkan manajemen dan seluruh jajaran yang berkaitan langsung dengan pelayanan peserta atau pasien di rumah sakit.
Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh tim Edukasi dan Penanganan Pengaduan Peserta di Rumah Sakit (EP3RS) BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe pada Rabu (12/04).
Kunjungan yang dilakukan ke salah satu rumah sakit milik swasta di Kota Lhokseumawe tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pelayanan kesehatan untuk seluruh peserta Program JKN sudah berjalan optimal dan baik.
Ditemui secara terpisah, Pejabat Pengganti Sementara (Pps) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal mengatakan bahwa hal pertama yang dipastikan adalah kemudahan akses layanan kesehatan oleh masyarakat. Salah satunya yaitu pemanfaatan layanan administrasi secara daring melalui aplikasi Mobile JKN.
Melalui Aplikasi Mobile JKN, pasien atau peserta JKN dapat melakukan berbagai urusan administrasi layanan kesehatan diantaranya pengambilan nomor antrean online baik untuk layanan di rumah sakit maupun layanan di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama), penyampaian keluhan dan permohonan informasi, pengecekan lokasi fasilitas kesehatan terdekat, informasi ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, serta berbagai layanan administrasi lainnya.
“Untuk kemudahan peserta kita, maka kita minta kepada rumah sakit untuk berkomitmen dan memastikan pemanfaatan layanan daring telah dijalankan, khususnya penggunaan sistem antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN pada menu pendaftaran pelayanan untuk pasien yang memang sudah mendapat rujukan dari atau rekomendasi kontrol ulang,” ujar Iqbal saat ditemui di ruang kerjanya.
Hal itu menurutnya akan memangkas banyak waktu tunggu layanan pasien di rumah sakit karena antrean dapat diakses secara online. Selain itu, pasien yang merupakan peserta JKN tersebut juga akan mendapatkan kepastian jadwal dan estimasi waktu pelayanannya sebagaimana tertera pada Aplikasi Mobile JKN.
Disamping itu pihaknya juga memastikan kemudahan akses layanan peserta JKN dengan hanya menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) saat berkunjung ke fasilitas kesehatan.
Pada kesempatan yang sama pihaknya juga kembali mengingatkan manajemen rumah sakit untuk menjalankan seluruh komitmen layanan yang telah disepakati dalam perjanjian atau kontrak kerja sama, khususnya terkait larangan iur biaya bagi pasien dengan status peserta JKN aktif.
“Kami harapkan agar seluruh komitmen layanan dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh semua yang terlibat dalam pelayanan, baik itu pengoptimalan layanan online maupun jaminan bahwa pasien kita tidak ada yang boleh iur biaya,” tutur Iqbal.
Direktur Rumah Sakit Umum Metro Medical Center (MMC) Lhokseumawe, dr. Cut Mutia saat menerima kunjungan tim EP3RS BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen dan selalu menjadikan pemenuhan kebutuhan pasien sebagai prioritas.
“Kami berkomitmen untuk selalu memastikan bahwa pasien yang datang ke rumah sakit kami mendapatkan pelayanan terbaik dari tim kami, akses layanan bisa hanya dengan menunjukkan NIK dan sama sekali tidak ada iur biaya. Tak jarang juga kami menerima pasien untuk ditempatkan di ruang kelas lebih tinggi dari hak rawatannya karena memang pasien tersebut butuh pelayanan segera, dan juga sama sekali tidak ada biaya tambahan karena mereka pakai BPJS, ” ujar dr. Cut.
Tak hanya itu, ia juga memastikan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan melakukan berbagai upaya untuk meng-upgrade kualitas di semua aspek layanan,
“Saat ini kami terus berupaya memberikan kemudahan-kemudahan untuk pasien, diantaranya pemaksimalan penerapan sistem manajemen rumah sakit yang terhubung dengan sistem di BPJS yang saat ini sedang dalam progress, jadi diharapkan pasien akan dengan mudah mengakses sistem antrean pelayanan di poli rumah sakit kami,” tutup dr. Cut.(MR/red)
