Wakil Bupati Alfons Sesa Berharap Melalui Musrenbang Kita Dapat Mewujudkan Visi dan Misi Kepala Daerah

Wakil Bupati Alfons Sesa Berharap Melalui Musrenbang Kita Dapat Mewujudkan Visi dan Misi Kepala Daerah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Melalui Musrenbang rencana kerja pemerintah daerah kabupaten Sorong Selatan tahun anggaran 2024, kita dapat mewujudkan Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati Sorong Selatan Periode 2020-2025.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sorong Selatan saat membuka acara Musrenbang tingkat kabupaten Sorong Selatan di hotel Mratua Sesna Rabu, 29 Maret 2023.

Alfons Sesa dalam sambutannya mengutarakan bahwa Musrenbang RKPD pada tahun ini merupakan penjabaran tahun ke-2 dari RPJMD Kabupaten Sorong Selatan periode 2021-2026.

“Oleh karena itu kami membutuhkan dukungan Bapak/ibu sekalian dalam upaya bersama-sama membangun Kabupaten Sorong Selatan yang sama-sama kita cintai dan banggakan ini,”ujarnya.

Berkaitan dengan kondisi saat ini, marilah kita membuka dan mencermati beberapa sasaran strategis yang telah dicapai dan yang masih menjadi kendala tantangan sehingga hal tersebut dapat dijadikan dasar dalam penentuan program, kegiatan dan sub kegiatan antara lain yaitu
1. Masih belum berjalannya penyusunan tingkat kepuasan masyarakat atas layanan publik pada organisasi perangkat Daerah.
2. Angka kemiskinan yang masih tinggi walaupun pada tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 0.07% dari tahun 2021 sebesar 18,55% menjadi 18,48% tetapi masih belum memenuhi dengan apa yang telah kita targetkan pada RPJMD Kabupaten Sorong Selatan yaitu sebesar 17,76% pada tahun 2022.
3. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sorong Selatan cukup baik pada tahun 2022 sebesar 5,71% melampaui angka yang telah kita targetkan pada RPJMD tahun 2022 sebesar 3,07%.
4. Lambatnya kenaikan pendapatan per kapita Kabupaten Sorong Selatan pada tahun 2021 sebesar 36,96 juta dan tahun 2022 sebesar 39,06 juta ini diakibatkan oleh kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih pasca pandemi covid-19, menyebabkan target yang ditetapkan dalam dokumen RPJMD Kabupaten Sorong Selatan tahun 2021 sebesar 40,21 juta dan tahun 2022 sebesar 44,03 juta masih sulit untuk dicapai.

Lanjut Alfons Lagi, Membaiknya kinerja perekonomian Kabupaten Sorong Selatan memberi chupay positif terhadap kinerja ketenagakerjaan itu terlihat dari perbandingan antara target RPJMD dan data BPS yaitu diantara:
1. Tingkat pengangguran terbuka (TRT) dalam target RPMO pada tahun 2025 adalah sebesar 3.56% dimana sata BPS sebesar 355 persen.
2. Tingkat pengangguran terbuka (PT) tahun 2022 yang ditargetkan pada dokumen RPJMD sebesar 345 persen dimana data bps sebesar 3.05 persen hasil ini menunjukan tercapainya target RPJMD tahun 2021 dan tahun 2022 yang telah ditetapkan 6 data BPS menunjukan indeks pembangunan manusia (PM) Kabupaten Sorong Selatan adalah peningkatan IPM dari 6242 pada tahun 2020 menjadi 624 paca tahun 20 atau hanya meningkat 0.04 pon menyebabkan target yang telah ditetapkan salam dokumen RPJMD sebesar 62.65 pada tahun 2121 tidak bisa tercapai untuk tahun 2021, Treng Positif Terjadi pada peningkatan IPM pada tahun 2001 sebesar 6245 menjadi 6308 pada tahun 2022 akan dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan dalam dokumen RPJMD sebesar 63.00 maka hasil ini menunjukan tercapainya target RPJMD yang telah ditetapkan.
3. Dalam pelaksanaan musrenbang RKPD tahun 2023 haruslah memperhatikan arahan bapak Presiden Republik Indonesia pada acara pembukaan rapat koordinasi nasional kepala daerah dan forum komunikasi pimpinan daerah Se-Indonesia tahun 2023 yang menekankan bahwa pada tahun 2024 angka kemiskinan ekstrem sudah harus berada pada angka 0%.
4. Percepatan penanganan stunting haruslah menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun ini melalui sinkronisasi program/kegiatan dan sub kegiatan untuk dapat mencapai angka penurunan sebesar 14% pada tahun 2024.

Berdasarkan capaian sasaran strategis dan permasalahan yang masih belum teratasi di atas maka diharapkan melalui forum musrenbang RKPD ini dapat menjadi solusi pemecahan masalah serta menghasilkan sebuah keputusan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya juga berharap pada perumusan dan penetapan program, kegiatan dan sub kegiatan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, selanjutnya bagi seluruh organisasi perangkat daerah saya ingatkan dalam penanganan permasalahan di atas, butuh sinergitas hilangkan ego sektoral, berpikiran terbuka memiliki visi dan misi ke depan yang terintegrasi inovatif perangkat daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur serta memiliki komitmen yang kuat dengan tetap mengecepankan azas efektifitas, efesien pertimbangan kamampuan serta keuangan daerah demi mewujudkan visi dan misi Kepala Daerah Periode 2020-2025,” ujar Alfons Sesa. (MR/DEWA).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.