Ibadah Syukuran HUT PI Ke-86 Tahun Pendaratan Injil Masuk di Kamisabe Moswaren

Ibadah Syukuran HUT PI Ke-86 Tahun Pendaratan Injil Masuk di Kamisabe Moswaren
42 views

METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Mensyukuri karya penyelamatan Allah melalui pengutusan para misionaris sebagai para pekabar Injil yang menelusuri daratan, pesisir, pegunungan, dan hutan Papua. Ibadah Syukuran HUT PI Ke-86 Tahun di kamisabe berlangsung meriah dan penuh hikmah di halaman kantor kampung Tokas Distrik Moswaren kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat Daya Sabtu, 18 Maret 2023.

Turut hadir Ketua BPK Klasis GKI Aitinyo Pdt.A.Y.Suhuat Latumahena, Badan Pekerja Klasis (BPK) Klasis GKI Aitinyo, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sorong Selatan Alfius Way,SE, Kepala Dinas perijinan kabupaten Sorong Annanias Wetaku,M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Sorong Selatan Fraksi Partai Golkar Yosias Homer, Anggota DPRD kabupaten Sorong Selatan Fraksi Partai PDIP Yuliana Athabu,S.Pd, Kepala Distrik Moswaren Aleksander Singgir,SH, tamu undangan dan seluruh masyarakat Moswaren Raya.

Ibadah Syukuran HUT PI Ke-86 tahun dengan Tema : “Kasih Kristus menggerakkan kemandirian Gereja mewujudkan keadilan, Kedamaian, dan Kesejahteraan” (2 Kor. 5; 18-19, Maz. 72; 2-3). Sub Thema”Melalui HUT Pekabaran ke-86 tahun di kampung kamisabe Distrik Moswaren kabupaten Sorong Selatan kita membangun kesehatian mewujudkan pembeharuan menuju GKI di Tanah Papua yang dewasa, Mandiri dan Misioner”.

Pendaratan Injil di kamisabe Distrik Moswaren pada tanggal 18 Maret 1937 melalui jalur darat yang dibawakan oleh guru Injil Johosua Woman dan guru Injil Saul wato dari kampung Bagaraga menyusuri kampung Tokas dan selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju kamisabe dan mulai melakukan penginjilan di wilayah kamisabe.

Ketua Klasis GKI Aitinyo Pdt.A.Y.Suhuat Latumahena, dalam sambutannya mengucapkan bahwa karya Tuhan sungguh nyata dan baik bagi orang Moswaren raya karena jika bukan kuasa dan kebaikannya maka mungkin orang lain yang merayakan HUT ke-86 tahun sat ini. Patut kita semua bersyukur dan memuji Tuhan Karena atas kasih dan kebaikannya selama 86 tahun lewat Injil di bumi Moswaren raya ini.

Lewat perayaan HUT ke-86 tahun pendaratan Injil yang dilakukan saat ini kita diajak untuk merenungkan betapa besar kasih dan cinta Tuhan Allah kepada kita di sini karena dalam kotbahnya tadi bahwa lewat 2 abat orang Papua menunggu Injil tersebut, dan semua ini terjadi kata kasih Allah dalam merencanakan keselamatan bagi umatnya terlebih khususnya di bumi Moswaren raya.

Lanjut Latumahena, marilah kita melihat kesetiaan, ketaatan, loyalitas dari seorang Johosua Woman dimana beliau meninggal tempatnya, dan keluarganya hanya untuk membawa kabar keselamatan bagi orang Moswaren raya dan orang Maybrat. Tentunya ini penampilan dan keputusan yang tidak mudah tetapi karena kasih Allah ia mau orang – orang kamisabe bisa mengenal Tuhan.

“Diusia ke-86 tahun itu, apakah Injil ini benar-benar sudah mendarah daging di kehidupan Kita orang-orang Moswaren raya ataukah belum, apakah kita sebagai gereja dalam kehidupan kita yang hidup dan apakah kita sudah menjadi gereja yang Mandiri dan dapat menyatakan keadilan, kedamaian dan kesejahteraan dalam kehidupan kita bersama Kehidupan orang lain,”tanya Latumahena.

Kalau hal yang diberitakan oleh guru Injil Johosua Woman itu hal yang salah maka Ia akan teruji oleh waktu, hari ini tidak mungkin merayakan 86 tahun sehingga waktu telah menguji kebenaran boleh berjalan dan diberitakan oleh Johosua Woman tetapi hal yang diberitakan Johosua Woman adalah hal yang benar dan menjiwai itu dalam dirinya maka akan berjalan sampai hari ini kita melakukannya ibadah Syukuran HUT PI Ke-86 Tahun pendaratan Injil di bumi Kamisabe raya.

Momentum 86 tahun Injil di bumi Moswaren raya (kamisabe) merupakan peristiwa yang sangat penting bagi pertumbuhan iman dari umat Tuhan yang ada di Moswaren raya. Usia 86 tahun bagi saya ini usia yang sudah dewasa sehingga saya berharap orang kamisabe dan Moswaren raya betul -betul menghayati kehadiran Injil di atas negri ini dan dapat mengaplikasikan itu dalam kehidupan sehari-hari,”ujar Latumahena.

Dalam usia ini juga mereka harus menjadi teladan dan kehadiran mereka itu membuat berkat dan membawa sukacita bagi orang – orang di sekitarnya.(MR/DEWA)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.