Diduga PT PLN UP3 Labuhan Bilik Memaksakan Kehendak Pasang Jaringan Listrik Ke Pasar II

Diduga PT PLN UP3 Labuhan Bilik Memaksakan Kehendak Pasang Jaringan Listrik Ke Pasar II
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LABUHANBATU – Warga menduga pihak PT PLN,(Perusahaan Listrik Negara) UP3 Labuhan Bilik memaksakan kehendak harus mendirikan tiang Listrik dan memasukan jaringan listrik ke wilayah Pasar II (Dua), yang berlokasi di Dusun Sukaramai, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara walaupun rumah warga sukaramai tidak ada dilokasi yang akan didirikan tiang tersebut.

Dimana menurut informasi dari warga sekitar, Tiang Listrik yang didirikan oleh Rekanan PT PLN tersebut jalannya masih diportal atau dipalang oleh pihak pengusaha perkebunan kelapa sawit yang ada dilokasi tersebut dengan tujuan agar tidak bebas dilalui oleh masyarakat yang menggunakan mobil dan pada hari Jumat (10/3/2023 tiang listrik yang terbuat dari besi tersebut didirikan oleh rekanan PLN dengan pengawalan oleh pihak ke polisian dari Polsek Bilah Hilir.

“Heran kami warga sukaramai melihat kinerja Pihak PLN ini sudah benar- benar tidak ada rumah warga sukaramai dilokasi pasar II dan jalan pun masih dipalang tapi tetap juga memaksakan diri untuk mendirikan tiang listrik dan memasukan jaringan ke lokasi pasar II ini itupun dengan mengawal Polisi anggota dari Polsek Bilah Hilir,Sebut warga berinisial HS,(40), Jumat,(10/3/2023).

Sambungnya, kalau meman benar Pihak PLN turun langsung melakukan survey ke lokasi pasar II tapi jangan survey nya ke Kantor Desa. “Kami pastikan jaringan PLN tidak akan masuk ke lokasi pasar II ini, sebab jalan masih tetap diportal dan kalau memang jalan pasar II jalan umum dibongkar lah portal itu agar bebas dilalui masyarakat yang ingin mengangkut hasil kebun menggunakan mobil dan kami juga menduga pihak PLN tidak ada survey ke lokasi ini,”sebutnya.

Disambung dia lagi, warga yang ada lahannya dilokasi pasar II tersebut pernah dipanggil rapat ke kantor Desa pada, Senin (6/2/2023) lalu, tetapi membahas status jalan bukan rapat tentang mau masuk jaringan PLN ke Lokasi tersebut, dan waktu rapat tersebut tidak dihadiri kepala desa, dan yang memghadiri rapat saat itu ada tiga (3) orang anggota BPD, Ketua LKMD dan kepala Dusun. “Sekali.lagi kami katakan tidak ada rapat tentang jaringan,”,ungkapnya.

Pantauan awak media dilapangan, Jumat (10/3/2023), memang benar dilokasi pasar II dekat lingkungan Sekolah SD 14 Pangkatan, tiang listrik yang terbuat dari besi sudah didirikan lebih kurang 100 tiang ke lokasi pasar II dan hanya tinggal menunggu memasukan jaringan. Terlihat juga dilokasi tersebut ada plang dari papan dibuat warga dengan tulisan, “Dilarang keras mendirikan bentuk bangunan apa pun di Arta ini Tanah milik pribadi,(KUHP 551)”.

Mengenai dugaan warga tersebut, awak media mengkonfirmasi Unit PT PLN UP3 Labuhan Bilik, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara dengan Manager, Elis Pahala Nainggolan melalui HP seluler pribadinya, namun sampai beberapa kali panggilan tidak ada jawaban dan juga melalui pesan WhatsApp pun tidak ada balasan. Bahkan hingga berita ini dikirim ke redaksi, Sabtu (11/3/2023),(MR/HPS)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.