Koperasi Parna Jaya Sejahtera Terima Bantuan Bibit Penghijauan dari Kemen LH dan Kehutanan RI

Koperasi Parna Jaya Sejahtera Terima Bantuan Bibit Penghijauan dari Kemen LH dan Kehutanan RI
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) dan Kehutanan RI melalui BPDAS Barumun menyerahkan bantuan bibit kepada Koperasi Parna Jaya Sejahtera 2022 yang lalu.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua kelompok HKM Parna Jaya, Krisman Siallagan melakukan penyerahan diterima Sekretaris Kelompok HKM Parna Jaya Jumanti Sidabutar di Desa Garoga, Simanindo, Minggu (19/2/2023).

Bantuan bibit penghijauan tersebut berdasarkan arahan dari Dijen PDAS dan RH Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan No.S.185/PTH/PPBB/D,45-2/12/2022 .

Adapun jumlah bantuan bibit ini yang diberikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sekitar 5.500 bibit pohon, untuk tahap 1 (satu) terdiri dari Durian, Mangga, Manggis, petai, Jengkol ,dan Mahoni di berikan langsung Manager Persemaian Skala Besar Toba ; ASRI Susanti Situmorang, S. Hut dan diterima langsung oleh Ketua Koperasi Parna Jaya Sejahtera Krisman Siallagan didampingi Sekretarisnya Jumanti Sidabutar di kantor BPDAS Asahan Barumun Pematang Siantar pada 13 Desember 2022 .

Sebelumnya Kelompok Tani Hutan Parna Jaya adalah perkumpulan Masyarakat Petani Desa Garoga dan sekitarnya yang telah memperoleh Pengesahan Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan Ham RI N0.AHU-0004777.AH.01.29 tahun 2022 dengan perobahan nama dari KTH Parna Jaya menjadi Koperasi Jasa Parna Jaya Sejahtera pada Notaris Rita Dyah Widawati, berkedudukan di Samosir.

Dijelaskan Jumanti Sidabutar, bahwa kondisi kawasan perbukitan yang berada di Desa Garoga dengan tanaman utama pinus/tusam telah mengalami deforestasi, sebagai penyebabnya adalah banyaknya penyadapan ilegal yang tidak sesuai aturan atau prosedur oleh oknum yang tidak bertanggung jawab .

“Hal ini menyebabkan tanaman utama pinus/tusam telah mengalami deforestasi .

Akibat dari penyadapan getah Pinus ilegal telah berdampak buruk, dimana usia pohon menjadi pendek serta terganggu pertumbuhan pohon, bahkan juga banyak yang mati, dan ada juga penyebab lainnya diakibatkan kebakaran hutan pada beberapa bulan lalu.

Maka untuk itu perlu dilakukan Reboisasi atau Penghijauan kembali dengan tanaman jenis kayu atau tanaman kehutanan, jelasnya.

Tidak lupa Beliau juga mengucapkan Terimakasih kepada Pemerintah atas Perhatian dan pemberian bantuan tersebut. Semoga dengan bantuan ini seluruh masyarakat Garoga dapat memanfaatkannya dengan baik.

Sementara itu, Desa Garoga Jannes Rumah Horbo, menyampaikan terimah kasih kepada pemerintah melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI atas perhatian dan bantuanya kepada masyarakat, khususnya Kelompok Tani Parna Jaya Sejahtera Desa Garoga Kecamatan Simanindo Samosir.

“Saya Kepala Desa Garoga sangat mendukung secara positif kelompok Tani HKM Parna Jaya Sejahtera, yang mana telah memberikan perhatian maupun kepeduliannya untuk ikut serta menjaga kelestarian Hutan dengan cara melakukan Reboisasi atau penghijauan, kita meminta kepada kelompok Tani Parna Jaya Sejahtera menjaga demi kelangsungan hidup dan kemajuan masyarakat di Desa Garoga,” tutupnya. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.