Gawat!! Baru Dibangun Rehabilitasi Gedung UPTD Laboratorium Dinkes Langsa Sudah Retak-retak

Gawat!! Baru Dibangun Rehabilitasi Gedung UPTD Laboratorium Dinkes Langsa Sudah Retak-retak
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Pembangunan Rehabilitasi Gedung UPTD Laboratorium pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Langsa yang terletak di Jalan Lilawangsa Gampong Paya Bujok Tunong Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa, Provinsi Aceh, dinilai asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi. Pasalnya fisik bangunan yang baru selesai dikerjakan itu sudah retak-retak.

Diketahui Proyek tersebut menghabiskan anggaran ratusan juta yang berasal dari Dinas Kesehatan Kota Langsa pada Anggaran Pendapatan Belanja Kota (APBK) Tahun 2022. Proyek itu dikerjakan oleh CV. Tamiang Gemilang.

Warga setempat, Hendra menyayangkan adanya proyek pembangunan Rehabilitasi Gedung UPTD pada Dinas Kesehatan Kota Langsa yang diduga dikerjakan asal jadi. Dimana pada dinding bangunan itu banyak mengalami keretakan, padahal bangunan itu baru selesai dikerjakan.

“Lihat saja di lapangan Bangunan yang baru dibangun sudah Retak-retak dan ada indikasi tidak sesuai dengan spesifikasi,” katanya kepada MetroRakyat.com, Jum’at (27/1/2023).

Dia meminta kepada Pj Walikota Langsa Ir. Said Mahdum Majid agar tegas dan memberikan sanksi kepada rekanan dan kepala dinas Kesehatan Kota Langsa.

“Ini perlu diperjelas, jangan seenak-enaknya dalam membangun, karena kalau kita lihat dari kualitas proyek pada pembangunan Rehabilitasi Gedung UPTD Laboratorium rendah dan merugikan pengguna bahkan membahayakan bila tidak kokoh,” tegasnya.

Sayangkan banyak dana daerah yang keluar, tapi hasil pekerjaan masih abal-abal dan tidak lama dinikmati oleh masyarakat, seharusnya kita bersyukur ada pembangunan bukan malah membuatnya jadi sia-sia demi keuntungan semata,” tambahnya.

Selain itu, ia juga minta ketegasan Pj Walikota Langsa Ir. Said Mahdum Majid agar perusahaan pemenang tender itu masuk daftar hitam alias black list karena tidak efektif dalam melakukan pekerjaaan.

Karena ini akan membahayakan masyarakat dan imbasnya pasti Pj Walikota yang akan dianggap gagal dalam segi pembangunan,” ujarnya.

Sementara, kontraktor CV. Tamiang Gemilang sebagai pelaksana proyek tersebut atas nama Badai akrab disapa, dihubungi melalui via telepon WhatsApp yang ada pada media ini sudah di blokir.

Sampai dengan berita ini diterbitkan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Kontraktor maupun Dinas Kesehatan Kota Langsa selaku pihak bertanggung jawab, terkait proyek pembangunan Rehabilitasi gedung UPTD laboratorium yang baru dibangun akhir tahun 2022 sudah Retak-retak.(MR/DANTON)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.