Reses III 2022 Serap Aspirasi, Heber Demerius Lubis SE: Masyarakat Keluhkan Lampu JPU Tak Dibangun Instansi Terkait
METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan reses masa sidang ke III tahun 2022 di Tiga Desa menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan ( Dapil ) IV Kabupaten Inhu disambut antusias masyarakat.
Karena di hadiri Kepala Desa,Perangkat Desa, Tokoh masyarakat,Tokoh Pemuda dan Ibu Ibu ujar Anggota DPRD Inhu, Heber Demerius Lubis SE kepada Metrorakyat.Com Senin (5/12/2022) di Kantor DPRD Inhu Pematangreba.
Heber Demerius Lubis SE yang juga sebagai Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan mengatakan reses III tahun 2022 di tiga Desa sudah selesai dilaksanakan baik itu di Desa Perkebunan Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala, di Desa Seluti maupun di Desa Japura Kecamat Lirik Kabupaten Inhu.
Hasil reses di tiga Desa tersebut masyarakat mengeluhkan untuk pembangunan pemasangan lampu penerangan jalan umum ( JPU ) dari Intansi terkait di Kabupaten Inhu.
Sementara masyarakat atau pelanggan listrik setiap membeli token atau voucer sudah langsung pemotongan pajak penerangan jalan ( PPJ ) nya namun sampai saat ini tidak ada pemasangan lampu JPU.
“Oleh karena itu sambungnya, keluhan masyarakat tiga Desa ini, pihaknya mengupayakan dan memperjuangkan ke pihak Dinas Perhubungan Pemerintah Inhu maupun ke PT. PLN Persero UP3 Rengat agar lampu PJU di pasang demi kenyamanan masyarakat di malam hari,” katanya.
Selain lampu penarangan jalan umum, sejumlah aspirasi masyarakat yang prioritas telah di catat dan di tampung yang menjadi kebutuhan masyarakat untuk di perjuangkan kepada pemerintah, diantaranya untuk pembangunan infrasruktur jalan yang kondisinya sudah mengalami kerusakan.
Seiring juga pembangunan drenaise demi mencegah banjir pemukiman masyarakat, begitu juga usulan dari masyarakat Desa Japura untuk penambahan pembangunan ruang belajar ( Rumbel ) Sekolah SD Negeri 001 Japura yang selama ini siswa siswi belajar mengajar dilakukan shift pagi dan sore akibat ruang belajar masih kurang,” ungkap Heber.(MR/Ob)
