Perekonomian Sumut Tumbuh pada Triwulan III 2022

Perekonomian Sumut Tumbuh pada Triwulan III 2022
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) catatkan pertumbuhan ekonomi Sumut pada Triwulan III tahun 2022 jika dibanding di Triwulan II tahun yang sama (q-to-q) mengalami pertumbuhan sebesar 2,24 persen. Sementara secara year on year (yoy) Triwulan III-2022 dibanding Triwulan III tahun sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 4,97 persen.

Hal ini disampaikan Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin melalui kanal You Tube, Senin (7/11/2022, seraya menambahkan bahwa untuk lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan Triwulan III (q-to-q) tertinggi yakni Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 3,65%.

Disisi lain lapangan usaha tersebut memiliki peran penting terhadap ekonomi Sumut antara lain Pertanian, Kehutanan, maupun Perikanan yang tumbuh sebesar 2,53%. Kemudian Perdagangan Besar dan Eceran, serta Reparasi Mobil juga Sepeda Motor tumbuh sebesar 2,62%; Industri Pengolahan 1,97%, dan Konstruksi 3,23%.

“Selanjutnya untuk struktur PDRB Sumut berdasarkan lapangan usaha atas dasar harga berlaku Triwulan III 2022 tidak menunjukkan perubahan berarti.Dimana ekonomi Sumut masih didominasi Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 23,11%; diikuti Industri Pengolahan 18,90%; Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 19,19%; dan Konstruksi 13,27%. Peranan keempat lapangan usaha untuk perekonomian Sumut mencapai 74,47%,” sebut Nurul.

Disisi lain bahwa ekonomi Sumut pada Triwulan III-2022 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,97%, begitu juga
lapangan usaha mengalami pertumbuhan tertinggi antara lain Transportasi serta Pergudangan sebesar 16,28%.

Lapangan usaha yang memiliki peran penting terhadap perekonomian Sumut masih pada lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh sebesar 5,08%; Industri Pengolahan 2,66%; Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 6,79%; dan Konstruksi 2,82%.

“Seluruh lapangan usaha tumbuh secara positif, kecuali lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan maupun Jaminan Sosial Wajib. Sedangkan lapangan Usaha yang terdampak dikarenakan pandemi Covid-19 juga tumbuh positif seperti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 8,04%; Informasi dan Komunikasi tumbuh 7,62%; dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial tumbuh 2,80%,” tutur Nurul lagi.

Sambung Nurul menyebutkan, ekonomi Sumut hingga Triwulan III-2022 (c-to-c) tumbuh 4,54 persen, dan tertinggi yakni Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi antaralain Transportasi dan Pergudangan sebesar 11,53 persen.

Dimna lapangan usaha sangat memiliki peran penting terhadap ekonomi Sumut adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh sebesar 5,11%; Industri Pengolahan 1,80%; Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 6,44%; dan Konstruksi 2,71%.

Pada tahun sebelumnya masa pandemi Covid-19 yang berdampak secara signifikan pada beberapa lapangan usaha, seiring pemulihan ekonomi yang masih berlangsung, pertumbuhan ekonomi secara c-to-c mulai pada tahun 2022 sudah mengalami pertunbuhan.

Selain itu, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tumbuh 6,26%; Transportasi dan Pergudangan 11,53%; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial tumbuh 6,08%; dan Informasi dan Komunikasi yang meningkat menjadi 7,53%, sebutnya. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.