Ibadah Syukuran HARNAS Departemen Kaum Muda Wilayah GSJA Kab.Maybrat
METRORAKYAT.COM, MAYBRAT – Ibadah syukuran hari nasional departemen kaum muda wilayah Gereja sidang jemaat Allah Kabupaten Maybrat dengan Sorotan Thema “Victory Is Our’s,Roma 8;31”, di GSJA Jemaat Eklesia Kambufatem Minggu, (06/11/2022).
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat Kornelius Kambu,S.Sos, Sekretaris Daerah GSJA Provinsi Papua Barat Pdt.Paul Herin, Ketua Wilayah GSJA Kabupaten Maybrat Marthina Watho, Anggota DPRD Kabupaten Maybrat Victor Kambu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Maybrat Klemes Howay,ST, Ketua Departemen Kaum Muda Wilayah Kabupaten Maybrat Marthinus Wafom,S.Hut, dan Pemuda wilayah GSJA 17 Jemat definitif dan 3 Pos PI
Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Maybrat Kornelius Kambu,S.Sos,M.Si dalam sambutannya mengungkapkan bahwa hari ini kita patut mengucap syukur karena Tuhan baik walaupun di hari Minggu kita bisa menyesuaikan waktu untuk datang beribadah yang di selenggarakan pemuda wilayah GSJA kabupaten Maybrat, tentunya ini menunjukkan bahwa tidak ada waktu yang dibatasi untuk kita ketemu dengan Tuhan.
“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan GSJA wilayah Kabupaten Maybrat yang terus melihat fenomena sosial yang terjadi di pemuda kita sehingga satu jalan untuk membenahi diri mereka hanyalah di gereja yang terus dilakukan oleh GSJA,”sebutnya.
Disampaikan lagi, ini menunjukkan bahwa apa yang Pemerintah tidak bisa lakukan namu Gereja lebih cepat menangani Karena pemuda itu kalau tidak cepat untuk membina mereka maka mereka akan terpengaruh dengan perkembangan teknologi dan membuat orang tua, gereja, Pemerintah dan bangsa akan rugi.
“Pemerintah melihat bahwa hal yang dilakukan ini sangat luar biasa, sehingga saya berharap kepada pemuda kita bahwa siapa lagi yang akan menjadi aset pewarisi bagi gereja sehingga generasi inilah yang harus di siapkan untuk mewarisi gereja ini ke depan dan juga generasi kita sudah harus siap sebagai pewaris gereja dan pemerintah,”sebutnya.
Menurutnya, melihat bahwa Papua ini merupakan kacamata untuk hari ini bagus tetapi di waktu yang akan datang fenomena sosial mempengaruhi Papua ini akan hancur sehingga Gereja harus cepat menangani hal-hal tersebut. Contoh sekarang Gereja telah berlomba lomba untuk mendirikan
Pemuda GSJA wilayah Maybrat harus menunjukkan diri sebagai model sesuai pergerakan roh untuk memberikan pelayanan dan menjadi aset GSJA, karena Gereja ini telah banyak membuat perubahan bagi tanah Papua khususnya kabupaten Maybrat
“Saya juga berharap para generasi muda yang ada untuk terus berpegang teguh dan mempertahankan pelayanan GSJA untuk masa kini dan masa yang akan datang,”sebutnya.(MR/DEWA).
