DPUBM Kabupaten Malang Sudah Maksimalkan Pengerjaan Jalan Kerebet Gondanglegi
METRORAKYAT.COM, MALANG -Beberapa hari ini Kabupaten Malang Memasuki musim penghujan, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Malang tampak mulai mengalami kerusakan, yang memaksa warga untuk waspada menghindari jalan yang berlubang tersebut.
Rahmat Siswanto (25) salah satu pengendara motor menceritakan kepada kami “jika dirinya pernah mengalami peristiwa membahayakan saat melewati jalan tersebut” Ketika malam hari, penerangan jalan minim sehingga motor yang dikendarai Siswanto menerjang jalan yang berlubang tersebut.
“Jika ada jalan yang berlubang sangat berbahaya bagi masyarakat yang melewatinya apalagi disaat malam hari, jelas membahayakan karena tidan terlihat oleh pengendara, Apalagi penerangan yang sangat minim. Alih-alih menghindari lubang jalan malah kena lubang cukup dalam dan itu berbahaya jika oleng. Namun untungnya saat itu saya tidak kecelakaan,” tambah Siswanto menjelaskan kepada kami lewat telepon. Selasa (15/11/2022 )
Pria asal Gondanglegi ini sangat mengharapkan kepada pemerintah agar segera memperbaiki jalan yang sudah lama mengalami kerusakan itu.
“Harapan masyarakat sekitar dan pengendara yang sering lewat di jalan tersebut juga semoga jalan ini segera diperbaiki dan diperbanyak penerangan jalannya,” terangnya.
Menanggapi keluhan warga, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Suwignyo menegaskan pihaknya akan melakukan pemeliharaan jalan yang saat ini mulai mengalami kerusakan saat musim hujan.
Skema tambal sulam akan dilakukan untuk memperbaiki lubang-lubang jalan yang belum tertutup. Anggaran berjumlah Rp 200 juta sejatinya telah disiapkan untuk pemeliharaan jalan berlubang.tutur Suwignyo.
” Saat ini pengerjaan tengah dilakukan dan masih pada proses tepat di sisi menuju pertigaan Krebet Bululawang yang termasuk akses jalan jurusan menuju Gondanglegi,” katanya ketika dikonfirmasi.
Menurtnya, ruas jalan Krebet – Gondanglegi diproyeksikan untuk menunjang akses Tol Malang-Kepanjen. Saat ini proses pengecoran tengah dikebut oleh Pemkab Malang.
“Masih terus dilakukan pengerjaan dengan target pada bulan November,” tandasnya (M.R/DONA/PROJATI)
