Tunggal Perkasa Plantations Wujudkan Kebutuhan Lahan Pemakaman dan Renovasi Masjid di Inhu
METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Kontribusi perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP) dalam mendukung pembangunan masyarakat kembali diwujudkan melalui implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR).
Perusahaan merealisasikan dua kebutuhan prioritas masyarakat, yakni penyerahan lahan pemakaman umum kepada Pemerintah Desa Sungai Air Putih serta bantuan renovasi plafon Masjid Al-Mukhlisin di Desa Serumpun Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Pelaksanaan kedua program tersebut merupakan tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi (monev) bersama pemerintah desa dan masyarakat yang diimplementasikan ke dalam program CSR perusahaan. Melalui pendekatan partisipatif, setiap program yang berjalan dipastikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Di Desa Sungai Air Putih, PT TPP menyerahkan lahan pemakaman umum seluas sekitar 5.000 meter persegi. Sementara di Desa Serumpun Jaya, perusahaan meresmikan bantuan renovasi plafon Masjid Al-Mukhlisin seluas 256 meter persegi.
Kepala Desa Sungai Air Putih, Juanda, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas dukungan perusahaan yang telah membantu memenuhi salah satu kebutuhan penting masyarakat di desanya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada PT Tunggal Perkasa Plantations atas terealisasinya bantuan lahan pemakaman umum ini. Bantuan ini merupakan kebutuhan yang telah lama menjadi perhatian pemerintah desa karena menyangkut kepentingan seluruh masyarakat,” ungkap Juanda.
Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan perusahaan dapat terus berjalan dengan baik sehingga semakin banyak program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Serumpun Jaya, Jasrial, yang menilai renovasi Masjid Al-Mukhlisin akan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas ibadah.
“Terima kasih kami ucapkan kepada PT Tunggal Perkasa Plantations atas bantuan renovasi plafon Masjid Al-Mukhlisin. Dengan kondisi masjid yang kini lebih baik, masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian dan kehadiran perusahaan terhadap kebutuhan sosial dan keagamaan masyarakat. Ia berharap kolaborasi yang baik ini terus berlanjut melalui berbagai program pembangunan yang bermanfaat.
Administratur PT Tunggal Perkasa Plantations, Victor Aybund mengatakan bahwa implementasi CSR merupakan bagian dari kontribusi perusahaan untuk menghadirkan program pemberdayaan yang disusun secara partisipatif bersama masyarakat dan pemerintah desa.
Menurutnya, seluruh program yang direalisasikan tidak ditentukan secara sepihak oleh perusahaan, melainkan merupakan hasil dialog, monitoring, dan evaluasi bersama sehingga benar-benar menjawab kebutuhan yang berkembang di lapangan.
“Bagi kami, CSR bukan sekadar bentuk penyaluran bantuan, tetapi menjadi ruang kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam merumuskan kebutuhan prioritas yang akan diwujudkan bersama. Dengan pendekatan tersebut, setiap program diharapkan memiliki manfaat yang nyata, tepat sasaran, dan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” terang Victor.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses penyerahannya, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat terus dirasakan dan dipelihara oleh masyarakat.
“Kami berharap fasilitas yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan, dirawat, dan dijaga bersama. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi fondasi hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus sebagai kontribusi PT TPP dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di sekitar wilayah operasional,” tambahnya.
Melalui program-program CSR ini lah, PT Tunggal Perkasa Plantations terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan. Perusahaan meyakini bahwa sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan manfaat bersama yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia.” ( MR/Ob )

