Manajer PLN ULP Teminabuan Andi Akmal Fadhil : 200 Tiang Penghalang Hewan Akan di Pasangkan Di Wilayah Moswaren dan Maybrat
METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – PT.PLN ULP Teminabuan melakukan pemasangan 200 tiang penghalang kelelawar dan hewan pajaat ular serta alat pengaman listrik di wilayah Moswaren dan Maybrat pada tanggal 28-29 Oktober 2022.
Pernyataan tersebut disampaikan Manajer PT.PLN ULP Teminabuan, Andi Akmal Fadhil melalui telepon selulernya Kamis,(27/10/2022).
“Manajer Andi Akmal Fadhil mengungkapkan bahwa 27 Oktober 2022 bertepatan dengan hari listrik nasional yang ke-77, sehingga kami tadi pagi telah melakukan briefing untuk mengumpulkan pasukan dan peralatan dan juga sudah ada empat tim sensor dari Sorong yang berangkat dengan 2 mobil keren dan saat ini ada bersama kita,”sebutnya.
Tujuan dari para pekerja mereka datang itu adalah kita akan melakukan pekerjaan yang cukup besar dan terfokus pada jalur yang ke kabupaten Maybrat mulai dari komulin sampai ke kabupaten maybrat termasuk Moswaren dan Aitinyo.
Pekerjaan tersebut yang kami akan lakukan yaitu pemasangan 200 titik tiang penghalang kelelawar dan penghalang hewan panjat seperti ular dan kemudian kita juga akan melakukan pemasang sebuah alat pengaman terhadap kelistrikan di jalur Eway kabupaten Maybrat.
“200 titik tiang tersebut akan dilakukan pemasangan secara tersebar yaitu di daerah Segior, Jidmauw, Moswaren, yang akan menjadi fokus dan juga Alat pengaman di Jalur Eway, Sehingga perlu dilakukan pemadaman sementara karena pekerjaannya kita memang di kabel yang bertelanjang atas maka perlu dilakukan pemadaman secara bertahap yaitu pertama pada tanggal 28-29 Oktober 2022 dari jam 9-4 sore secara menyeluruh karena pekerjaannya di jalur utama. Kenapa kita ambil di waktu itu karena kita mengingingat kegiatan-kegiatan perkantoran dan aktifitas perekonomian itu sudah berkurang di hari Sabtu,”ujar Andi Akmal Fadhil.
“Adapun pemadaman kedua itu hanya di titik-titik tertentu, sudah tidak secara umum lagi sehingga pemadaman kedua sudah tidak meluas dan terlalu lama, namun itu kami akan menginformasikan kembali sesuai evaluasi kita nanti,”kata Andi Akmal Fadhil.
200 alat penangkal yang mau dipasangkan di wilayah Moswaren dan Maybrat merupakan sumber pembiayaan murni dari anggaran PLN guna menjawab masalah-masalah sehingga terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba.(MR/DEWA)
