Pertamina EP Rantau Field Kedepankan Aspek HSSE
METRORAKYAT.COM, ACEH TAMIANG – Pertamina EP (PEP) Rantau Field menggelar sosialisasi aspek Kesehatan, Keselamatan Kerja, Keamanan dan Lingkungan (Health, Safety, Security, & Environment/HSSE) terkait proses operasi juga produksi kepada masyarakat di Kampung Dalam, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Jumat (2/9). Hal ini salah satu
kegiatan operasi serta produksi PEP Rantau Field merupakan pengeboran sumur pengembangan Kualasimpang Barat (KSB) Prop-7 salah satu pengeboran sumur ke-7 dari target 13 sumur baru pada 2022. Sosialisasi disampaikan oleh tim PEP Rantau Field dan dihadiri oleh Kepala Dusun dan Datok Penghulu Kampung Dalam, Camat beserta perangkat Pemerintahan Kecamatan Karang Baru, serta SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Perwakilan SKK Migas Sumbagut, M. Rochaddy, mengatakan, kegiatan pengeboran yang dilakukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) seperti PEP Rantau Field wajib mematuhi ketentuan dan standar yang telah ditetapkan, sehingga operasi perusahaan dapat berjalan aman, tidak hanya bagi para pekerja namun juga bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.
“Kegiatan KKKS PEP Rantau Field wajib memenuhi ketentuan dan SNI yang telah ditetapkan. Sebelum memulai operasi pengeboran, PEP Rantau Field juga telah mengadakan sosialisasi, seperti dalam proses pengadaan tanah dan pelaksanaan tajak, biasanya dalam bentuk syukuran juga do’a bersama,” tambah Rochaddy.
PEP Rantau Field melalui Nurseno Dwi Putranto selaku Jr Officer Comrel & CID Zona 1 memaparkan, aspek HSSE dalam operasional PEP Rantau Field, seperti dalam kegiatan pengeboran selalu dikedepankan, serta mematuhi ketentuan dan standar yang berlaku,” imbuhnya.
“Pada saat akan melakukan pengeboran hingga selesai, kami akan menerima dan menyelesaikan setiap laporan dan keluhan dari masyarakat melalui pemerintah setempat. Sebelumnya, PEP Rantau Field telah menerima masukan dari masyarakat melalui Kepala Kampung terkait pembuatan parit di Kampung Dalam dan sudah kami selesaikan,” sebut Seno.
Camat Karang Baru, Fakhrurozi, menyatakan, selama ini proses pengeboran sumur yang dilaksanakan di wilayahnya berlangsung aman dan kehadiran PEP Rantau Field memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
“Operasi PEP Rantau Field telah berlangsung lama di wilayah kami, hingga saat ini, secara resmi belum pernah menerima laporan atau keluhan dari masyarakat terkait operasi pengeboran,” terang Fachrurozi.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kampung Dalam, T. Fachroem Syam, yang wilayahnya menjadi lokasi pengeboran mengatakan, kami juga mengapresiasi respon positif PEP Rantau Field dalam menerima tenaga kerja lokal, menanggapi masukan kami untuk membangun parit di Kampung Dalam, serta melaksanakan syukuran dan memberikan bantuan sembako sebelum dilaksanakan pengeboran KSB Prop-7. Sampai saat ini tidak ada laporan maupun keluhan atas operasional PEP Rantau Field,” pungkas Fachroem. (MR/156).

