oleh

Polda Sumut Buru ‘AP’ Bandar Judi Online di Sumut

METRORAKYAT.COM, MEDAN
Polda Sumut terus memburu bandar judi online yang beroperasi di Kompleks Perumahan Cemara Asri, Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang berinisial AP.

“Bandarnya inisial AP, masih dalam pengejaran,” sebut Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (10/8/2022).

Diungkapkannya, bisnis haram yang dikelola pria etnis keturunan itu telah beroperasi sejak Januari 2022 lalu dengan omset mencapai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar per hari.

Praktek perjudian tersebut sempat berjalan mulus setelah AP mengelabui petugas dengan membuka usaha kuliner di bagian bawah rumah toko (ruko). Usaha ilegal itu dioperasikan di tujuh ruko tiga lantai yang dibagi menjadi 18 ruangan.

“Lokasi perjudian itu sudah beroperasi sejak awal 2022 lalu. Modusnya membuka usaha kuliner, seperti food court,” ungkapnya.

Sementara Hadi menjelaskan, berdasarkan hasil profiling website tersebut, diketahui menggunakan server dari luar negeri.

Hasil penggeledahan ditemukan barang bukti alat untuk mengoperasikan 284 monitor, 24 laptop, buku tabungan, ATM, kartu telpon, dan 20 unit CCTV.

Polda Sumut menyatakan komit memberantas segala bentuk perjudian.

Penegasan itu disampaikan Kapoldasu Irjen Panca Putra Simanjuntak melalui Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (10/8).

Hadi Wahyudi menyebut, penggerebekan lokasi judi di Cemara Asri itu salah satu bentuk komitmen Poldasu bersihkan judi.

“Pak Kapolda turun langsung bersama Kapolrestabes Medan dan para PJU saat gerebek markas judi online. Artinya, Pak Kapolda sangat komit kalau perjudian harus dibersihkan,” tegas Hadi.

Selain markas judi online Warn-Warni, lanjut Hadi, kajaran Poldasu sejak awal 2022 hingga Agustus 2022 telah menggencarkan operasi pemberantasan judi.

Markas perjudian yang dikelola Apin BK itu sudah beroperasi sejak awal tahun 2022.(MR/red)