oleh

Kader Demokrat Yakin Massa yang Demo ke Kantor DPP Bukan Kader Partai Demokrat

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Kader Partai Demokrat yang pada Pemilu 2019 sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut-2, Ir. Ongku Parmonangan Hasibuan, MM (foto) menyesalkan aksi demo yang meminta Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron dicopot dari jabatannya di Kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta pada Selasa 2 Agustus 2022 lalu.

Bahkan Ongku Parmonangan Hasibuan menyakini jika massa yang menggelar aksi ke DPP Partai Demokrar tersebut mayoritas bukan kader Partai Demokrat yang berasal dari 5 DPC di Sumut.

“Sangat kita sesalkan aksi demo tersebut yang meminta Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat dicopot”, kata Ongku Parmonangan Hasibuan menjawab wartawan, Senin (8/8/2022).

Bahkan Ongku menyebut jika massa yang melakukan aksi demo tersebut diduga dimobilisasi oknum tertentu dan mayoritas orang Jakarta sekitarnya.

Oknum tersebut tambah Ongku _bahkan mungkin bukan kader Partai Demokrat, tapi bisa juga dari luar atau bahkan dari partai lain yang tidak ingin partai Demokrat maju._

Mantan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) itu menyebut, jika kader atau calon ketua DPC merasa dirugikan atau tidak puas dengan penetapan Ketua Umum tentang ketua DPC hasil Muscab, seharusnya kader atau calon ketua tersebut melakukan upaya hukum atau banding kepada Mahkamah Partai atau Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat sesuai mekanisme.

“Kalau tidak puas juga atas keputusan Mahkamah Partai, ya,,, kan bisa ke pengadilan juga”, sebutnya.

Ongku juga mempertegas jika sesuai AD/ART atau Peraturan Organisasi Partai Demokrat jika Muscab merupakan ajang menjaring calon ketua DPC, yang nantinya disampaikan ke Tim 5 untuk ditetapkan menjadi ketua DPC.

“Jadi tidak menjadi keputusan jika memiliki suara terbanyak di Muscab otomatis jadi ketua DPC. Baca peraturan organisasi partai dan AD/ART”, tegasnya.

“Jadi sangat tidak tepat jika karena ketidakpuasan dengan keputusan DPP harus demo meminta Kepala BPOKK dicopot. Kanapa harus Kepala BPOKK, kenapa tidak semuanya Tim 5”, ujar Ongku heran.

Ongku menyarankan agar oknum kader yang tak sejalan dengan keputusan partai _lebih baik mengundurkan diri dari Partai Demokrat_.

Kepada kader Partai Demokrat, Ongku Parmonangan Hasibuan berharap agar tetaplah berkoalisi dengan rakyat, karena Pemilu 2024 sudah dekat.

“Saat ini kita dibawa kepemimpinan mas AHY sudah masuk tiga besar bahkan mendekati 2 besar. Mari kita pertahankan ini dengan selalu berkoalisi dengan rakyat agar hasilnya di 2024 kita Partai Demokrat sukses dan kembali berjaya seperti saat kepemimpinan bapak SBY”,tutup Ongku Parmonangan Hasibuan.(MR/red/rel)

Teks: Ongku Parmonangan Hasibuan.