J.A Oknum Guru SMPN 3 Hutabayu Raja Sering Tidak Masuk Mengajar dan Menelantarkan Siswa, Kepsek: Sudah Sering Saya Peringatkan. Kadisdik Simalungun Bungkam
METRORAKYAT.COM, SIMALUNGUN – J.A (Jonni Ambarita) oknum guru SMPN 3 Hutabayu Raja Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara yang dulu juga mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Hutabayu Raja sudah sering bolos alias absen mengajar mengakibatkan siswa di kelas yang seharusnya diajar menjadi terlantar.
Hal tersebut berdasarkan amatan dan temuan langsung awak media di sekolah tersebut Jumat (12/8/2022) sekira pukul 10.40 WIB. Berdasarkan informasi roster mengajar di sekolah SMPN 3 yang dikuatkan dengan keterangan salah seorang guru piket menyebut oknum guru Jonni Ambarita (JA) ada masuk mengajar di kelas VIII.3 pukul 10.40 – 12.00 WIB atau pada les ke 4 dan 5.
Juga pada hari Kamis (25/8/2022) Jonni Ambarita (JA) berdasarkan roster harusnya masuk mengajar di kelas VIII.4 pada les 1 dan 2 dan kelas VIII.3 pada les ke 6 dan 7. Namun oknum guru tersebut juga kembali absen dan tidak masuk mengajar.
Terkait ketidak hadiran Jonni Ambarita yang telah beberapa kali absen, Januari Sihombing, S.Pd Plt. Kepala Sekolah SMPN 3 Hutabayu Raja yang dimintai tanggapannya di dua waktu yang berbeda yakni pada Jumat (12/8) sekira pukul 10.45 WIB membenarkan jika oknum JA ada jadwal mengajar namun tidak masuk alias mangkir.
“Iya benar pak. Pak JA harusnya masuk mengajar hari ini. Tapi tidak ada hadir. Dan sudah saya telepon untuk datang mengajar tetapi tidak direspon, ” jelas kepsek Januari Sihombing.
Juga pada Kamis (25/8/2022) Plt. Kepsek SMPN 3 Hutabayu Raja Januari Sihombing kembali menjelaskan jika oknum guru JA tidak masuk mengajar. Ketika dipertanyakan ikhwal penyebab ketidak hadirannya, Januari Sihombing menjawab saya juga tidak tahu pak. “Sejak awal kedatangan orang bapak kemarin itu saya sudah coba menyampaikan. Dan juga sudah saya peringatkan. Dan sekarang ini saya juga sudah menelpon pak JA meminta untuk masuk mengajar tetapi tidak diangkat. Saya pusing. Saya selaku kepala sekolah sepertinya tidak dihargai”, tambahnya.
Lebih lanjut Kepsek Januari menyampaikan, “Dari awal bapak datang saya welcome. Dan Saya tidak pernah mencoba melindungi atau menutup nutupi jika anak buah saya diduga ada salah semasa menjabat kepsek SMPN 1 Hutabayu Raja dulu. Saya juga mendukung kehadiran bapak bapak sekalian dalam menjalankan tugas sebagai fungsi sosial kontrol”. Dan saya pun tidak mau, gegara ulah satu orang oknum guru nama dan citra sekolah ini jadi buruk kedepannya”. Tutupnya.
Sebelumnya pada Jumat (12/8/2022) dan Kamis (25/8/2022), Zocson Silalahi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten yang dikonfirmasi lewat panggilan suara dan aplikasi pesan singkat WhatsApp lebih memilih bungkam. Dan terkesan tidak perduli dengan situasi yang berkembang di SMPN 3 Hutabayuraja. Diduga kuat Plt. Kadisdik, Zocson Silalahi turut mengamini sikap oknum guru JA yang telah dengan sengaja menelantarkan siswa di sekolah SMPN 3 Hutabayu Raja Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.
Sebagai informasi, adapun tujuan awak media menemui oknum guru JA adalah untuk konfirmasi terkait penggunaan dana BOS Tahun 2020 semasa dirinya menjabat sebagai kepala sekolah di SMPN 1 Hutabayu Raja Kabupaten Simalungun. Dan sebelumnya telah coba menghubungi yang bersangkutan lewat panggilan telepon seluler dan lewat aplikasi pesan singkat WhatsApp namun tidak mendapat tanggapan. (MR/MBPS/Tim)
