Juli 2022, NTP Sumut Relatit Kuat di Tingkat Daya Beli Petani

Juli 2022, NTP Sumut Relatit Kuat di Tingkat Daya Beli Petani
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Juni 2022, Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) berdasarkan pantuan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mengalami kenaikan sebesar 0,78 persen dibandingkan Mei 2022, yaitu dari 116,40 menjadi 117,31 dari harga perdesaan.

Dimana kenaikan NTP Juni 2022 dikarenakan adanya kenaikan NTP pada subsektor Hortikultura senilai 8,88 persen juga NTP Tanaman Perkebunan Rakyat (TPR) sebesar 1,36 persen. Kemudian NTP pada tiga subsektor lainnya mengalami penurunan, yaitu NTP subsektor Tanaman Pangan sebesar 1,44 persen, NTP subsektor Peternakan sebesar 2,41 persen, dan NTP subsektor Perikanan sebesar 0,24 persen.

Demikian disampaikan Kepala BPS Sumut Nurul Hasanuddin melalui siaran perssnya, Senin (4/7/2022), dengan menjelaskan bahwa NTP diperoleh dari hasil perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga dibayar petani (dalam persentase), sebagai salah satu indikator pada tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

“Dengan menunjukkan NTP pada daya tukar (term of trade) produk pertanian bersama barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, relatifnya semakin kuat tingkat kemampuan/daya beli petani, begitu juga sebaliknya,” cetus Nurul

Selanjutnya sambung dia lagi, untuk Indeks harga yang diterima petani (It) dari kelima subsektor menunjukkan fluktuasi beragam harga komoditas pertanian yang dihasilkan petani. Pada bulan Juni 2022, It Sumut mengalami kenaikan sebesar 2,45 persen dibandingkan It Mei 2022, yaitu dari 128,87 menjadi 132,04. Kenaikan pada subsektor tanaman pangan sebesar 0,17 persen, subsektor hortikultura sebesar 10,26 persen, subsektor TPR sebesar 3,10 persen, dan subsektor perikanan sebesar 1,00 persen, subsektor Peternakan terjadi penurunan sebesar 0,57 persen.

Berdasarkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) lanjut Nurul, dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan khususnya para petani, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian. Ib Sumut di bulan Juni 2022 naik sebesar 1,66 persen bandingkan Ib Mei 2022, yaitu dari 110,72 menjadi 112,56.

“Kenaikan Ib terjadi pada seluruh subsektor, yaitu Ib subsektor tanaman pangan sebesar 1,64 persen, Ib subsektor hortikultura sebesar 1,26 persen, Ib subsektor TBR sebesar 1,72 persen, Ib subsektor peternakan sebesar 1,88 persen, dan Ib subsektor perikanan sebesar 1,24 persen,” paparnya.

Lebih jauh dijelaskan Nurul, Juni 2022, NTPP terjadi penurunan sebesar 1,44 persen. Penurunan disebabkan adanya perubahan It (0,17 persen) lebih rendah dibanding perubahan Ib (1,64 persen). Perubahan juga terjadi pada It karena indeks kelompok padi naik sebesar 0,05 persen, yaitu dari 102,16 menjadi 102,20 dan indeks kelompok palawija naik sebesar 0,56 persen, yaitu dari 119,18 menjadi 119,84. Perubahan pada Ib terjadi karena Indeks Kelompok Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) naik sebesar 0,24 persen, yaitu dari 111,32 menjadi 111,59 dan Indeks Kelompok Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) naik sebesar 2,04 persen, yaitu dari 110,50 menjadi 112,76.

“Pada bulan tersebut NTPH mengalami kena
…… bersambung…
[4/7 07.21] MR Josbandi: “Pada bulan tersebut NTPH mengalami sebesar 8,88 persen,” imbuhnya.

Hal ini terjadi karena It naik sebesar 10,26 persen dan Ib naik sebesar 1,26 persen. Perubahan terdebut terjadi di It karena adanya kenaikan pada indeks kelompok sayur-sayuran sebesar 20,64 persen dari 98,59 menjadi 118,93 juga indeks kelompok buah-buahan sebesar 1,21 persen, yaitu dari 107,76 menjadi 109,06.

Tambah Nuruh, indeks kelompok tanaman obat-obatan turun sebesar 1,35 persen, yaitu dari 85,60 menjadi 84,44. Adanya perubahan karena Indeks IKRT naik sebesar 1,24 persen, yaitu dari 110,67 menjadi 112,04 dan indeks BPPBM naik sebesar 1,30 persen, yaitu dari 111,78 menjadi 113,23. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.