BPS Sumut: Harga Gabah Tingkat Petani 2022 Teringgi Rp6.150 per Kilogram
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) wilayah Sumut Nurul Hasanudin, mengatakan bahwa harga gabah tertinggi untuk tingkat petani sebesar Rp6.150 per kilogram.
Hal ini sesuai survei harga Produsen Gabah di Sumut, di bulan Juni 2022 telah mencatat 102 observasi transaksi penjualan gabah di 13 kabupaten terpilih dengan komposisi terbanyak didominasi oleh Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 59 observasi (57,84%), diikuti oleh Gabah Kualitas Rendah sebanyak 28 observasi (27,45%), dan Gabah Kualitas GKG sebanyak 15 observasi (14,71%).
Lanjut dia, untuk tingkat petani per Juni 2022, harga gabah tertinggi senilai Rp6.150 per kg dari gabah kualitas GKG varietas Ciherang di Serdangbedagai.
Kemudian untuk harga terendah senilai Rp4.250 per kg Gabah Kualitas GKP varietas Ciherang dan Lokal di Kabupaten Mandailing Natal.
“Untuk tingkat penggilingan Juni 2022, harga gabah tertinggi senilai Rp6.250 per kg dengan gabah kualitas GKG varietas Ciherang di Serdangbedagai. Harga terendah senilai Rp4.300 per kg berasal dari Gabah Kualitas GKP varietas Ciherang di Simalungun,” papar Nurul, Jumat (15/7/2022), Medan.
Sambungnya, jumlah rata-rata harga gabah kelompok kualitas Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat petani dengan kenaikan sebesar 0,60% dari Rp5.507 per kg pada Mei menjadi Rp5.540 per kg bulan Juni 2022. Kelompok kualitas Gabah Kering Panen (GKP) juga naik sebesar 0,45% dari bulan sebelumnya yaitu dari Rp4.729 per kg menjadi Rp4.750 per kg.
“Sedangkan rata-rata harga gabah kelompok kualitas Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat penggilingan mengalami kenaikan sebesar 0,33% dari Rp5.599 per kg bulan Mei menjadi Rp5.618 per kg, Juni 2022. Kelompok kualitas Gabah Kering Panen (GKP) dengan kenaikan sebesar 0,29% dari bulan sebelumnya yaitu dari Rp4.845 per kg menjadi Rp4.859 per kg,”, bebernya. (MR/156).
