Inspektorat Tubaba Segera Panggil Pihak Dinas PUPR Tubaba

Inspektorat Tubaba Segera Panggil Pihak Dinas PUPR Tubaba
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TUBA – Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan kepada Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terkait dengan kejelasan dari Paket pengadaan bahan material Ruas Jalan Penumangan Baru- Tirta Kencana, Mulya Kencana- Mulya Kencana dan Tugu Rato-Simpang Siregar yang di kerjakan tanpa adanya penayangan terlebih dahulu pada sistem informasi rencana umum pengadaan (Sirup).

Prana Putra. Kepala Inspektur Inspektorat Tubaba, Kamis (2/6/2022) diruang kerjanya mengatakan akan segera melakukan pemanggilan kepada pihak Dinas PUPR Tubaba terkait kejelasan pengadaan di tiga ruas jalan di Tubaba.

” Kita akan coba panggil dulu PPK nya untuk di konfirmasi, klarifikasi terkait pemberitaan ini, kalaupun mereka tidak bisa hadir nanti di hubungi melalui telepon. Karena ini masih tanggung jawab Kabidnya,” kata Prana.

Diberitakan sebelumnya,
aneh nama tiga Paket Pengadaan Bahan/Material tidak ada di SIRUP akan tetapi Pekerjaanya dikerjakan.

Pengadaan Bahan/Material ruas jalan pada pelaksanaan swakelola di tiga ruas jalan tepatnya di ruas jalan Penumangan Baru-Tirta Kencana, Tugu Rato- Simpang Siregar dan Mulya Kencana-Mulya Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) TA 2022 Diduga Paket Siluman.

Sebab, dari tiga nama paket Pengadaan bahan/matrial ruas jalan sebagaimana nama paket dengan ruas jalan tersebut diatas tidak ada pada aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) maupun Aplikasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Berdasarkan Dokumen yang di peroleh pada Aplikasi,https://sirup.lkpp.go.id/sirup/ didapati Dinas PUPR Tubaba tahun anggaran 2022 memiliki 19 paket pengadaan bahan/matria ruas jalan dengan total anggaran sebesar Rp.7 milyar lebih. Dari 19 paket pengadaan bahan/matria ruas jalan 12, paket pemilihan penyedianya dilakukan dengan metode tender, 7 paket dengan metode pengadaan langsung.

Anehnya dari 19 nama paket pengadaan bahan/matrial yangada dalam aplikasi SIRUP tersebut tidak terdapat nama di tiga ruas jalan yang sedang dilaksanakan pekerjaan konstruksi fisiknya dengan cara swakelola oleh Dinas PUPR Tubaba itu sendiri.

Rido. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR Tubaba dikonfirmasi melalui WhatsApp. Minggu (29/5/2022) terkait kejelasan 3 Paket Pengadaan Bahan Material, Ruas Jalan Penumangan- Tirta Kencana, Tugu Rato- Simpang Siregar dan Mulya Kencana-Mulya Kencana Belum bisa memberikan keterangan dengan alasan hal tersebut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR yang lebih memahami.

“Terkait kerjaan dinas konfirmasi ke kantor aja, kalau terkait ini langsung sama PPK bang,” balasnya.

Berita sebelumnya. Diduga Proyek Siluman di Tubaba Bertaburan.

Pelaksanaan Kegiatan Tambal Sulam pada beberapa titik ruas jalan tepatnya di Ruas Jalan Penumangan Baru – Tirta Kencana, Ruas Jalan Tugu Rato- Simpang Siregar dan Ruas Jalan Mulya Kencana- Mulya Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Diduga Proyek Siluman.

Pasalnya, pada beberapa titik lokasi pembangunan tersebut tidak terpasang papan informasi kegiatan, sementara pelaksanaan kegiatan tidak menggunakan Rab gambar dan tanpa didampingi oleh pengawas kegiatan. Bahkan dalam pelaksanaan kegiatan di kerjakan bukan pada hari kerja (libur).

Iwan. Ketua Rombongan Kerja mengaku bahwa proyek tersebut merupakan kegiatan swakelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tubaba, akan tetapi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tidak didampingi oleh pengawas kegiatan tidak dilengkapi dengan Rab gambar sebagai acuan kerja dengan alasan Pengawas kegiatan sedang ada kegiatan.

“Pengawas lapangan bukan saya, pak setra kebetulan orangnya masih ada acara di way kanan, saya cuma kepala rombongan “Kata Iwan.

Menurutnya, Proyek tersebut merupakan kegiatan swakelola Dinas PUPR Tubaba sehingga tidak terpasang papan nama kegiatan.

” Kalau proyeknya proyek swakelola Dinas PU, setahu saya kalau pekerjaan PU dari dulu tidak ada papan proyek,” beber Iwan.

Hingga berita di terbitkan, terkait kejelasan dari proyek tersebut, Iwan Mursalin. Kepala Dinas PUPR dan Sumardi. Kabid Bina Marga PUPR Tubaba belum berhasil di mintai keterangan.(MR/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.