Hebat, Kasir Indomaret Yang Berlokasi Di Desa Sennah Kembalian Recehan Didiamkan
METRORAKYAT.COM, LABUHANBATU – Hadirnya supermarket bernama Indomaret di Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara sangat dibanggakan warga khususnya warga sekitar karna mempermudah kebutuhan belanja.
Namun di sisi lain, warga kesal terhadap petugas atau pelayan Indomaret tersebut karna kadang bersikap sombong dan oknum kasirnya juga diduga mengambil keuntungan dari uang kembalian konsumen dengan dalih tak ada uang receh dan mendiamkannya.
Seperti yang dialami seorang konsumen berinisial SN,(38) usai berbelanja di Indomaret tersebut yang berlokasi di Jl.Lintas Aek Nabara-Negerilama tepatnya di Dusun Bombang Bidang, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, merasa dirugikan oleh oknum kasir lantaran uang kembalian tak sesuai struk yang diberikan.
“Jadi waktu itu, saya belanja habis Rp17.300 uang kembalian sesuai struk Rp2.700, namun oknum kasir hanya memberikan uang kembalian Rp.2000 dan Rp700-nya tidak dikembalikan. Sementara itu, sisa uang yang belum diberikan adalah masih bernilai rupiah. Namun, saat memberikan kembalian, oknum kasir hanya diam tanpa ucapkan apapun. Meski tidak besar nominalnya, namun dalam hati saya merasa jengkel dan merasa dibohongi juga,”ujarnya kepada awak media, Rabu (8/6/2022).
Dia menambahkan juga, jika semua kembalian konsumen yang jumlahnya Rp500, meski sedikit namun, itu bisa bernilai besar bagi yang melakukannya.
“Saya berpikir kalau semua diperlakukan seperti itu bisa merugikan konsumen. Bayangkan saja kalau sehari semua konsumen kembalian receh tak dikembalikan. Dapat untung berapa dia (oknum kasir). Coba dikalikan sebulan. Bisa jutaan nilainya,” ucapnya.
Membuktikan cerita konsumen tersebut awak media sengaja berkunjung dan berbelanja di Indomaret tersebut dengan membeli es krim sebanyak 4 bungkus dan membayarnya ke kasir dengan uang kertas Rp.100.000, Sabtu, (11/6/2022).
Saat membayar kasir meminta uang tambahan sebesar Rp.2000,- dari awak media jadi uang yang diberikan kepada kasir sebanyak Rp.102.000,- dan jumlah yang harus dibayarkan sebesar Rp.26.400 dan kasir Indomaret tersebut mengembalikan uang kepada awak media sebanyak Rp.75.000,- dan Rp 600,-nya didiamkan dan tanpa ucapan apapun.
Menjelang beberapa menit kemudian, awak media kembali mendatangi meja kasir tersebut dan mempertanyakan kemana Rp.600,-nya dan petugas kasir menjawab dengan entengnya di donasi Pak,”ujarnya. Sabtu,(11/6/2022).
Dan awak media kembali bertanya kasir tersebut dengan pertanyaan,”kenapa tadi tidak diucapkan begitu dan kenapa diam saja dan kenapa tidak ada penawar permen saja.
“Maaf ,uang recehan tidak ada dan uang itu juga tidak sama kami dan kasir juga tidak hanya aku,”jawab kasir tersebut. (MR/HPS)
