Bupati Samsudin Anggiluli SE : Perserta PAK Wajib Tetapkan Inovasi Baru Dalam Mengedepankan Pelayanan Masyarakat
METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Pemerintah kabupaten Sorong Selatan provinsi Papua Barat melepaskan peserta pelatihan kepemimpinan administrator Angkatan II kabupaten Sorong Selatan atas kerjasama Puslaibang KAM.LAN RI Makasar tahun 2022 di Aula Hotel Mratua Sesna Teminabuan Selasa, (28/06/2022).
Turut hadir Bupati Kabupaten Sorong Selatan Samsudin Anggiluli, SE,M.Tr,Ap, Kepala LAN Makassar DR.Andi Taufik,M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Sorong Selatan Ir.Dance Nauw,Sp,M.Si, Ketua PKK Kabupaten Sorong Selatan Ny.Beatriks Anggiluli, Pasie Intel Kodim 1807 Sorong Selatan Letda Inf.Sukri, Kepala BKPSDM Kabupaten Sorong Selatan Petronela Krenak,S.Sos, Pimpinan OPD di.lingkungan pemerintah kabupaten Sorong Selatan dan peserta PAK Angkatan II.
Proses pelatihan tersebut dilakukan dalam kurung waktu kurang lebih 4 Bulan dan di ikuti oleh 42 peserta yang dibiayai menggunakan APBD Kabupaten Sorong Selatan Tahun Anggaran 2022. Dalam perjalanan pelatihan sampai tahap akhir dan berdasarkan hasil evaluasi 1 peserta dinyatakan tidak lulus dan 41 peserta dinyatakan lulus dan berhasil menerima sertifikat dari LAN RI Makasar.
Bupati Samsudin Anggiluli, SE.Tr,Ap Dalam sambutan nya menyampaikan selamat dan sukses kepada bapak ibu yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses pembelajaran selama kurang lebih 4 bulan dengan baik dan juga membutuhkan perjuangan yang cukup keras. saudara telah selesai dengan baik dalam mengikuti proses pembelajaran secara Blendend learning dengan memadunan pembelajaran jarak jauh dan klasikal, rutinitas padat dan beban pekerjaan yang tinggi saudara mampu menyelesaikan target output pelatihan ini yaitu aksi perubahan kinerja organisasi di perangkat daerah masing-masing.
“Saya berharap kepada para pejabat administrator dan pengawas yang sudah mengikuti pelatihan agar menjadi pejabat yang berkarakter Inovatip visioner, adaptif, dan responsip terhadap isu strategis serta mampu mengelola stakeholder dan mampu memimpin berjalan nya kegiatan,”ujar nya.
Sambung dia lagi, pandemi Covid 19 pada saat ini juga memasuki kondisi yang unvertainty sehingga ditahun 2022 ini banyak sekali perubahan yang terjadi di seluruh sektor.
“Dimana kondisi sekarang penuh dengan ketidakmungkinan, kompliek dan ambigu. Kesadaran akan kemauan, kekuatan dan mind seit yang di miliki oleh birokrat untuk berinovasi dan berpikir cerdas,”ujarnya.
Berinovasi merupakan model dan strategis yang sangat dibutuhkan di era saat ini khususnya dalam mendukung, membangun manajemen, perencanaan dan pemilihan sistem pelayanan dana pemerintahan di eras pandemi ini.
Tambahnya lagi, sebagai ASN harus mampu menjadi role model dalam penerapan nya di istansi masing-masing dengan menunjukkan kerja dan perilaku yang mencerminkan nilai nilai tersebut sejalan dan berakhlak yang telah di luncurkan oleh presi6 Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Core value berakhlak yang dimaksud merupakan singkatan berorientasi pelayanan, Akuntabel, kompeten, Harmonis, Loyal Adaptlf dan kolaboratif.
Core Value ini merupakan nilai nilai dasar yang mesti dimiliki setiap ASN. Jika dapat diaplikasikan dengan baik, Mak tidak ada lagi ego sektoral dan solo mentality, setiap istansi dapat saling berkaloborasi dalam menciptakan harmonisasi pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat, maka selepas berakhir nya pelatihan ini saya berharap hal ini dapat langsung ditetapkan oleh bapak ibu setiap ASN. ASN mempunyai orientasi yang sama dalam.memberikan pelayanan terbaik untuk masyarak.
Kondisi perkembangan dan tuntutan bangsa dewasa ini menuntut saudara sebagai aparatur sipil negara harus senantiasa confidence terhadap kemampuan yang dimiliki dan tidak boleh menyerah begitu saja kepercayaan diri terhadap kemampuan yang sudah dimiliki merupakan modal awal dalam mendukung peran aktif perjalanan pada pemerintahan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih transparan dan akuntabel,”tutupnya”.(MR/DESIANUS WATHO).
