Kemenag Karimun Tanggapi Keluhan Jemaat Gereja Perihal Dana Insentif GSM dan Pemuka Agama

Kemenag Karimun Tanggapi Keluhan Jemaat Gereja Perihal Dana Insentif GSM dan Pemuka Agama
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Binmas Kristen Kemenag Kabupaten Karimun dengan tanggap mengumpulkan para pimpinan gereja se Tanjung Balai Karimun Jumat 20/05/2022 di RM Nagoya JL Sahata Poros, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Karimun. Adapun agenda pertemuan tersebut adalah untuk mengklarifikasi adanya dugaan kebohongan yang diduga dilakukan kemenag terhadap GSM dan Pemuka Agama Kristen, perihal dana insentif.

Acara tersebut berlangsung hikmat dan dihadiri para pimpinan gereja yang ada di Tanjung Balai Karimun. Pada kesempatan tersebut Binmas Kristen Kemenag Kabupaten Karimun Pargaulan Simanjuntak didampingi Salah seorang Penyuluh Agama Kristen, Sitorus, mengatakan saat ini pihak kemenag karimun dengan sengaja mengumpulkan semua para pimpinan gereja terkait adanya pengumpulan berkas dari beberapa guru sekolah minggu dan pemuka agama dari setiap gereja dikabupaten karimun. Pargaulan juga menekankan bahwa adanya penerimaan berkas seperti KTP dan Buku Rekening Bank Riau Kepri, bukan menjadi salah satu jaminan untuk realisasinya Dana Insentif tersebut, hanya itu merupakan suatu persyaratan untuk pengajuan ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
“Saya bersama pak sitorus, mewakili kemenag karimun, saat ini meluruskan yerkait dana insentif guru sekolah minggu dan pemula agama yg diiming-imingkan akan dicairkan dalam waktu dekat, itu jangan dipegang. Itu rentan membuat warga jemaat berprasangka buruk kepada kami kemenag karimun. Perlu sata beritahukan bahwa sumber dana ini bukan dari Kementrian Agama RI, namun dana tersebut dari Pemerintah Peovinsi Kepulauan Riau, yang notabenenya meminta kemenag disetiap daerah kabupaten kota mendata para guru sekolah minggu dan pemuka agama untuk mendapatkan dana bantuan ataupun insentif, nah sampai saat ini kami belum mengetahui dengan pasti bagaimana kepastiannya, apakah sudah dianggarkan atau belum, kami juga tidak tahu, hanya kami meminta untuk jemaat yang telah dimintai berkas dan juga para pimpinan gereja untuk sabar menunggu, sembari kami akan menjejaki hal ini ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (ujarnya)

Menanggapi informasi dari Kementrian Agama Kabupaten Karimun, Pdt Sailin Tobing juga mengharapkan kiranya pihak kemenag dapat segera berkoordinasi dengan pihak pemprov terkait hal ini. “Kalau boleh pihak kemenag dengan seriuslah untuk menjejaki, dan apabila nanti belum juga ada kejelasannya mungkin para pimpinan gereja juga akan berupaya untuk menjejaki, namun tak ingin mendahului kemenag.” Imbuhnya.p1

Dari hasil pertemuan tersebut, para pimipinan gerja akan sepakat bersabar menunggu penjejakan yang akan dilakukan Kemenag ke Pemprov Kepri. (MR/Lamhot)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.