oleh

Gerebek Kampung Narkoba ( GKN ) Berhasil Amankan RA(18) Warga Desa Paya Perupuk, Kec.Tanjung Pura .Kab Langkat

METRORAKYAT.COM, LANGKAT – Kasat Res Narkoba Polres Langkat AKP Kusnadi melalui Humas Akp Joko Supeno menyampaikan , Sat Res Narkoba,Sat Intelkam, Sat Sabhara, Bersama POM TNI dan Instansi terkait laksanakan giat KRYD Grebek Kampung Narkoba ( GKN ) di Wilayah Hukum Polres Langkat dan berhasil Amankan RA(18) Warga Desa Paya Perupuk, Kec.Tanjung Pura .Kab Langkat,jum’at (13/5/2022).

Berdasarkan Surat Perintah Kapolres Langkat Nomor : Sprin / 493 / V / OPS.1.3.1/ 2022/ Ops Tanggal 13 Mei 2022 Tentang Pelaksanaan KRYD Razia Peredaran Gelap Narkoba di Wilayah Hukum Polres Langkat, dan Ren Ops Kewilayahan Antik Toba 2022 Poldasu Poldasu Nomor: R/RENOPS / 04 / II /OPS 1.3.1 /2022 Tgl 27 Januari 2022 dalam Penindakan terhadap Kejahatan P4GN di Wilayah Provinsi Sumut.

Serta Arahan Lisan Dir Res Narkoba Poldasu Pada saat Zoom Meet kepada Kasat Res Narkoba Sejajaran Polda Sumut Tanggal 23 Februari 2022 Jam 19.00 Wib, Tentang Tindak lanjut GKNDI di Sejajaran Polres Poldasu.

Selanjutnya Jumat Tanggal 13 Mei 2022, sekira Jam 11.15 Wib,dilaksanakan Apel Kesiapan dalam rangka Razia Gabungan Kryd Gerebek Kampung Narkoba ( GKN ) Sat Res Narkoba Polres Langkat dengan sasaran Gang Baturi Dsn V , Ds Air Hitam Kec Gebang Kab. Langkat.

Kemudian dilanjutkan dengan giat KRYD Grebek Kampung Narkoba ( GKN) ke Lokasi target,dan tim berhasil mengamankan RA(18) beserta barang bukti(BB) di sebuah Kamar Mandi bekas KUD SRI TANI yang sudah tidak terpakai Berada di Gang Baturi Dsn V, Ds Air Hitam Kec.Gebang kab.Langkat bersama teman-temanya yang berhasil melarikan diri.

Adapun BB yang berhasil diamankan
– 1 ( Satu ) Set Alat Hisap Shabu ( Bong ) dari botol plastik fruti warna Ungu
-1( Satu ) Set Alat hisap Shabu ( Bong ) dari Aqua gelas plastik.
– 2 ( Dua ) Bks plastik Klip kecil kosong .

Guna proses lebih lanjut Pelaku dan Barang bukti di amankan ke Kantor Sat Res Narkoba Polres Langkat,”terangnya. (mr/yo)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News