Tongkang Dengan Full Muatan Terparkir Di Luar Pelabuhan Abaikan Keselamatan

Tongkang Dengan Full Muatan Terparkir Di Luar Pelabuhan Abaikan Keselamatan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BANGKA SELATAN — Adanya tongkang dengan muatan full terdampar di Daerah Lingkungan Kerja Pelabuhan ( DLKP) Pelabuhan Sadai Bangka Selatan hingga menjadi perhatian masyarakat dan mempertanyakan operator kapal maupun operasi lapangan pengurus kapal diangap tidak profesional dalam pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kalau tongkang dengan nama lambung KSP 250- 01 di gandeng TB Sakata Maju II tiba di pelabuhan sadai berproses sandar di dermaga umum KUPP sadai (pelabuhan umum Dirjen Perhubungan laut) pada Minggu, 24/4/2022, dengan keadan aman.

Entah perintah dari siapa tongkang bergeser keperairan pinggiran lain yang sudah dirancang tambatan sementara oleh operator perusahaan RBA, juga material diatas tongkang itu milik RBA, mungkin mereka mau lebih gampang proses bongkarnya bang, ujar warga sesambil melihat lihat keadaan tongkang, 25/4/2022

Pantaun awak media Keadaan tongkang saat terdampar hingga tampak kontruksi bottom tonggkang menekan permukaan tanah, haluan tongkang mengarah ke darat berjarak lebih kurang 30 meter dari bibir pantai membentang tali toing tongkang haluan mengarah ke darat juga terdapat 1 unit excapator. Keadaan sekitar juga terlihat tambatan dadakan yang sudah direncanakan untuk berkegiatan dengan keadaan tambatan diurug menggunakan pasir dilapisi tanah merah membentuk jety di batasi dengan kayu pancang berdiameter 20 cm dilapisi papan.

Informasi lanjut yang didapat bahwa tongkang di tarik paksa oleh excapator agar menepi kepinggiran tanah urug oleh pengurus hingga keadaan tongkang tidak dapat bergeser, mengingat daerah sini memang dangkal dan saya rasa tidak mungkin bisa merapat, tapi g taulah bag mungkin pengurusnya lebih pintar katanya ex perhubungan yang mengatur kapal dan bongkar muatan kapal dibandingkan kami yang setiap hari mengetahui keadaan perairan disini.

Awak media mencoba konfirmasi kepada petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) kelas III Sadai mengatakan bahwa sebelumnya kami sudah menyampaikan bahwa izin bongkar di berikan di dermaga pelabuhan sadai sesuai peruntukan dan nanti jika pada muatan yang dianggap berat dan mempunyai dimensi melebihi kafasitas kekuatan beton kuntruksi pelabuhan serta dianggap terganggunya jalur perlintasan angkutan didarat maka akan kita carikan solusi bongkaran yang dianggap aman, bukan langsung nyosor ke daerah bongkar sesuai keinginan pelaku usaha, semua di pelabuhan punya aturan tata laksana dan kebijakan bertujuan kelancaran proses bongkar muat dengan berdasar keselamatan pelayaran maupun kapal dan barang.

Senada di sampaikan oleh Nakhoda TB Sakata Maju II. Kami juga heran kenapa harus pindah dermaga ke tempat lain, yang harus bergeser geser kapal dan tongkang itukan butuh BBM lagi sementara kita dibatasi pemakain BBM apalagi bergerak yang tidak pasti seperti ini, saya juga sangat riskan akan keselamatan kapal jika ada apa apa nantinya, saya pula yang kena tegur bos ujar nakhoda malam ini sekira dinihari air menjelang pasang kita akan coba gerak kembali ke tongkang untuk proses sandar di tempat itu tapi jika tidak memungkinkan saya akan tolak dan saya akan tarik tongkang ke tengah ujar nakhoda kepada awak media

Terpisah awak media menghubungi YD disebut sebut sebagai penanggung jawab pelaksana kegiatan Bongkar Muat dari Pt sadai adhguna samudera saat dihubungi tidak menjawab dan melalui whatsApp tidak merespon, Hingga berita ini dipublikasikan awak media terus menghubungi YD. (MR/TIM)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.