oleh

Sahat Simbolon Minta Pemko Medan Berikan Bantuan Bagi Masyarakat Tepat Sasaran

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Ir Sahat Simbolon (Foto)  dari partai Gerinda mengatakan saat ini masih banyak warga miskin dan kurang mampu di kota Medan belum mendapatkan bantuan baik itu PKH dan bantuan lainnya yang merupakan program pemerintah.

Akibatnya, banyak warga merasa kecewa ketika melihat tetangganya ada mendapatkan bantuan namun dari segi ekonomi tidak layak mendapat bantuan.

“Hasil dari setiap pelaksanaan Sosialisasi Perda, Reses dan kunjungan langsung ke masyarakat, saya banyak mendapatkan keluhan warga mengeluhkan tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah,”kata Sahat Simbolon usai pelaksanaan Sosialisasi Perda No.5 Tahun 2015, sehingga kita minta agar dalam memberikan bantuan pemerintah harus tetap sasaran,”kata Sahat Simbolon, Senin (26/4).

Selain itu, sambung anggota komisi 1 di DPRD Kota Medan ini, warga juga mengaku sulit ketikan ingin mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan dari pemerintah, baik kepala lingkungan, lurah sampai camat dianggap sulit.

“Untuk itu, kita berharap, para kepala lingkungan harus mendata warga yang benar-benar sangat membutuhkan bantuan, agar bantuan yang disalurkan pemerintah itu teat sasaran,”tegas Sahat lagi.

Untuk pelayanan BPJS Kesehatan gratis, Sahat juga mengatakan bahwa saat ini Pemko Medan ada membuka 100.000 kuota program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang mana dananya diambil dari APBD Pemko Medan. “PBI tersebut yakni kartu BPJS Kesehatan kelas 3 dan diberikan bagi warga kota Medan yang tergolong kurang mampu.

Sahat Simbolon menjelaskan lagi dalam rangka mengoptimalkan cakupan peserta Program JKN-KIS menuju Universal Health Coverage (UHC) tahun 2024 mendatang, BPJS Kesehatan bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berupaya mendorong pengurus, pengawas, dan anggota koperasi, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjadi peserta JKN-KIS berstatus aktif.

“Sehingga nantinya seluruh warga kota Medan tidak lagi repot mengurus BPJS Kesehatannya. Cukup hanya menunjukkan KTP Kota Medan maka dapat menerima pelayanan BPJS Kesehatan kelas 3 di rumah sakit,”tambah anggota Komisi 3 DPRD Kota Medan ini.(MR/wan)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News