Menjabat Dua Periode, Yusri Dinilai Gagal Membangun Desa

Menjabat Dua Periode, Yusri Dinilai Gagal Membangun Desa
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Ketertinggalan dalam aspek pembangunan dan perekonomian masih tetap menyelimuti Desa Ngal yang kini sedang dipimpin oleh seorang kepala desa yang sudah menjabat dua periode.

Dari pantauan metrorakyat dilapangan Rabu (27/04) bahwa desa Ngal masih terbelakang dalam pembangunan. Hal ini juga dibenarkan salah satu warga yang berinisial MY (30) yang sehari harinya bekerja sebagai guru, mengaku kepada metrorakyat.com bahwa selama pandemi covid 19 tidak ada pembelajaran secara daring disekolah, dikarenakan jaringan telekomunikasi juga belum ada, selain hanya dikantor desa.

“Kami guru juga kewalahan, untuk melakukan pembelajaran daring, melengkapi perangakat pembelajaran, karena wifi belum ada didesa kami, masih dengan menggunakan fasilitas desa, yang sudah dilengkapi tower menara wifi namun dengan radius yang terbatas,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama seorang ibu separuh baya, Sr (50) mengatakan kepada metrorakyat, bahwa di desa Ngal pembangunan sama sekali stagnan, tidak ada perkembangan, beliau juga prihatin dengan transportasi anak sekolah setiap pagi yang hanya sekali saja setiap hari, dan apabila pompong tersebut rusak, tinggi juga kemungkinan anak anak yang duduk dibangku SMP dan SMA tidak sekolah dikarenakan tidak adanya cadangan atau tarnsportasi alternatif, belum lagi ada warga yang sakit dan harus dirujuk ke kundur atau kebalai,” ujarnya.

Janji Kepala Desa untuk pembangunan jaringan Telepon, diduga hanya sekedar wacana

Mengingat dengan kunjungan yang dilakukan metrorakyat ke desa tersebut pada januari 2022 yang lalu, Kepala Desa tersebut telah berjanji siapkan lahan untuk pembangunan akses komunikasi, bahkan Yusri meminta dukungan metrorakyat untuk memfasilitasi dengan pihak Telkomsel, dan pihak telkomsel pun sangat merespon dengan baik.

“Namun sampai saat ini, kita tidak tahu bagaimana kelanjutannya, ” ujar salah satu management metrorakyat biro Karimun.

Terkait hal ini, Kepala Desa Ngal, Yusri ketika ditanyai perihal tersebut, mengatakan adapun alasan tidak ditindak lanjuti hanyalah karena dana tidak mendukung dan kesehatan beliau juga tidak mendukung.

“Saya saat ini kewalahan dengan dana untuk pelaksanaan pembangunan tower tersebut, saya juga sedang kurang sehat,”ujarnya. (MR/Lamhot)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.