Korban Kebakaran Dapat Bantuan dari Polsek Kalideres Jakbar

Korban Kebakaran Dapat Bantuan dari Polsek Kalideres Jakbar

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Polsek Kalideres, Jakarta Barat, mendatangi lokasi kebakaran di Kp Kojan Rt 002/006, Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (8/4/2022).

Kedatangan tersebut dalam rangka melakukan peninjauan sekaligus untuk memberikan bantuan kemanusiaan serta mendirikan Posko Pengungsian kepada para korban kebakaran.

“Hari ini kami dari jajaran Polsek Kalideres, Jakarta Barat, mendatangi langsung lokasi kebakaran. Kami memberikan bantuan kemanusiaan sebanyak 10 dus Air Mineral dan 200 Kotak Nasi Siap Saji,” kata Kapolsek Kalideres, Jakarta Barat, Akp Syafri Wasdar, Sabtu (9/4/2022).

Akp Syafri Wasdar menjelaskan, pihaknya akan memberikan bantuan kemanusiaan ini secara berkelanjutan.

“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban kebakaran,” tutur Akp Syafri Wasdar.

Selain memberikan bantuan kemanusiaan, kami bersama dengan 3 pilar Kalideres juga mendirikan tenda pengungsian bagi para korban kebakaran.

Pihaknya juga akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan mengurus surat kehilangan berharga akibat habis dilalap si Jago Merah.

“Jika masyarakat akan mengurus surat kehilangan bisa segera langsung datang ke Polsek Kalideres, Jakarta Barat,” ucap Kapolsek Kalideres.

Seperti diketahui Sebanyak 60 bangunan hunian warga di Jalan Warung Gantung, Kampung Kojan, Kalideres, Jakarta Barat ludes terbakar, Jumat (8/4/2022) malam.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan) Jakarta Barat, Sjukri Bahanan mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 18.45 WIB.

Sebanyak 17 unit branwir dan 85 personel dikerahkan guna memadamkan api.

“Kebakaran sepuluh rumah tinggal dan kontrakan 50 pintu di Kampung Kojan,” kata Sjukri Bahanan dalam keterangan tertulis.

Lanjut Sjukri Bahanan mengatakan, luas area yang terbakar, yakni 1.500 meter persegi. Sebanyak 200 jiwa terdampak insiden nahas tersebut.

“Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik dari salah satu kontrakan,” ujar Sjukri Bahanan.

Tidak ada korban jiwa dalam kasus tersebut. Adapun petugas bisa memadamkan api dalam waktu sekitar dua jam.

Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar. (MR/IS)

Metro Rakyat News