Ketua FPK5 Kota Medan Minta Wali Kota Medan Beri Kesempatan Pedagang Kaki Lima Berjualan

Ketua FPK5 Kota Medan Minta Wali Kota Medan Beri Kesempatan Pedagang Kaki Lima Berjualan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Ketua Forum Pedagang Kaki Lima (FPK5) Kota Medan, AP.Luat Siahaan berharap Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution dapat memberikan kesempatan bagi para pedagang kaki lima untuk berjualan sehingga dapat menyambung perekonomiannya terlebih disaat bulan puasa saat ini. “Hal itu agar para pedagang kaki lima dapat membeli kebutuhan pokok sehari-hari keluarganya dan membeli baju lebaran buat anak-anak mereka,” kata AP Luat Siahaan saat ditemui di kantor FPK5 Medan, Rabu (13/4/2022).

AP Luat Siahaan yang sudah lama berkecimpung di Forum Pedagang Kaki Lima Kota Medan inipun juga meminta kepada para pedagang kaki lima untuk tidak menimbulkan kemacetan dan tidak menimbulkan sampah dilokasi tempat berjualan.

Terkait aksi demo mahasiswa yang terjadi baru-baru ini, AP Luat Siahaan yang juga mantan aktivis demo ini melihat dan merasa janggal dengan aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa terkait penolakan masa jabatan tiga periode presiden Jokowi. Menurut AP Luat Siahaan, aksi demo yang dilakukan mahasiswa seharusnya leboh pantas mengenai penolakan agar tidak terjadi kenaikan terhadap kebutuhan pokok termasuk harga minyak goreng agar tidak melambung naik. “Sebab, saat ini kebutuhan pokok cenderung menaik, sementara lebaran sudah semakin dekat,” terangnya.

Disampaikan AP Luat Siahaan, bahwa presiden Jokowi dan pemerintah tidak ada mengeluarkan statemen dengan akan menjadi tiga periode, termasuk juga DPR RI. “Jika ada yang mengatakan tentunya itu adalah oknum dan bukan pemerintah apalagi presiden. Sehingga demo yang dilakukan mahasiswa ke Istana juga salah, sebab jikalaupun ada perubahan perundang-undangan tentunya itu adalah di DPR yang membuat Undang-Undang bukan presiden, ini yang sangat kita sayangkan,”ketusnya.

Tambah AP Luat Siahaan lagi, dia secara pribadi sangat mengapresiasi aksi demo yang dilakukan mahasiswa pada Senin, 11 April 2022 kemarin, namun sangatlah berarti jika aksi demo yang dilakukan untuk meminta agar harga bahan pokok tidak naik dan stabil, terutama harga minyak goreng, beras dan daging.

” Saya berharap agar mahasiswa tidak dijadikan tunggangan oleh oknum tertentu dengan grand disain pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,”pungkasnya.(MR/wan)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.