BPJS Ketenagakerjaan Meulaboh Gelar Pertemuan Bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh
METRORAKYAT.COM, MEULABOH – Dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJAMSOSTEK Meulaboh lakukan pertemuan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh.
Pertemuan yang bertempat di Kantor BPJAMSOSTEK Meulaboh tanggal 18 April 2022 dihadiri oleh perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan antara lain Kabupaten Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya dan Nagan Raya, sementara untuk Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh dan Kabupaten Simeulue mengikuti kegiatan secara online.
Selain Dinas Kelautan dan Perikanan, kegiatan juga turut dihadiri oleh Syahbandar, Panglima Laot dan perwakilan PPI di masing-masing Kabupaten.
Acara dibuka oleh Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Meulaboh, Achmad Ramli, ia menyampaikan perlu adanya dukungan penuh oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini melalui Dinas Kelautan dan Perikanan dalam suksesi Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2022 yang diperkuat oleh surat dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh tentang Himbauan Kepesertaan Program BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Sektor Kelautan dan Perikanan.
“Semoga melalui kegiatan ini kita mampu merumuskan rencana startegis dan tepat sasaran dalam upaya perlindungan tenaga kerja sektor kelautan dan perikanan apalagi mengingat masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan tergolong cukup besar di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya,” ujar Ramli.
Sementara Aliman, selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh menyampaikan harapannya agar pekerja sektor kelautan dan perikanan khususnya para nelayan dapat segera bergabung dalam program BPJAMSOSTEK mengingat iuran yang tergolong kecil namun dengan manfaat yang besar, apalagi seperti diketahui bersama pekerjaan nelayan merupakan salah satu sektor pekerjaan yang memiliki potensi risiko kerja yang cukup besar.
“Dengan adanya program ini kami berharap andaikata terjadi kecelakaan kerja, para pekerja ataupun keluarga tidak lagi disulitkan dengan biaya pengobatan dan perawatan, pungkas Aliman.
Kegiatan yang dilangsungkan di tengah bulan suci Ramadhan ini mendapat respon positif dari perwakilan yang hadir, ini dibuktikan melalui antusiasme dan saran serta masukan yang diberikan kepada BPJAMSOSTEK Meulaboh untuk suksesi program perlindungan para pekerja sektor kelautan dan perikanan yang mengingat tingginya risiko kerja dan amanah pemerintah dalam perlindungan jaminan sosial tenaga kerja di Indonesia yang dalam hal ini di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya.(MR/red)
