Kaderisasi Menghadapi tantangan 5.0, Ini Harapan Ketua BEM PTNU

Kaderisasi Menghadapi tantangan 5.0, Ini Harapan Ketua BEM PTNU
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SEMARANG – Kaderisasi hakikatnya merupakan upaya pengembangan sumber daya manusia, dengan berorientasi pada pengenalan diri secara terpadu antara aspek objektivitas dan subyektivitas.

Kaderisasi BEM PTNU menjunjung Pengembangan aspek obyektivitas para aktivis nahdliyin dalam membangkitkan semangat melawan dan mengubah keadaan yang tidak diinginkan menjadi realitas yang diharapkan.

Pelaksanaan Kongres BEM PTNU ke VII digelar pekan lalu pada 12- 14 Februari 2022 di Universitas NU Sunan Giri Bojonegoro,

yang di hadiri para presiden BEM dan beberapa perwakilan aktivis muda nahdliyin tergabung sebanyak 200 lebih perserta.

Terpilih presnas al fajri dari BEM unhasy jombang sebagai mandataris atau nahkoda baru BEM PTNU.Rabu, Wahyu Al-Fajr berasal dari kampus Universitas KH M Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng, Kabupaten Jombang.Kepada awak media saat dihubungi melalui sambungan telepon Kamis (17/3/2022) ,Wahyu Al- Fajr mengatakan , ” BEM PTNU se-Nusantara ke depan harus punya kontribusi yang besar dalam pergerakan mahasiswa. Diakuinya, BEM ini sebelumnya mengalami stagnasi. Kondisi semacam ini tidak boleh lagi terjadi. Yang paling penting saat ini ialah bangkit kembali gerakan mahasiswa Nahdliyin,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa mahasiswa harus peka dengan realitas yang ada di sekitarnya. Ia mengakui, banyak pekerjaan rumah untuk BEM PTNU hari ini dan ke depan, mengingat tidak sedikit isu yang perlu disikapi oleh mahasiswa NU, Ujar Wahyu

“Selain kita responsif terhadap isu-isu yang beredar kita juga harus objektif,” jelasnya.

Sementara itu, Dalam acara Kongres nasional tersebut para presnas ikut mengawal jalanya Kongres. Presnas umar salah satu nya mengatakan, “BEM PTNU hadir Tentu bagi para aktivis muda diperlukan pemahaman yang matang ihwal Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dalam segala perspektifnya. Baik dalam terminologis, latar historis, ideologi, pemikiran dan konsep-konsep yang dibangun untuk memahami segala aspek dan bergerak dengan percaya diri sebagai aktivis muda Nu” Tandsanya.

Salah satu demisioner Jawa Barat presnas dohir juga menjelaskan
“Pada konteks saat ini, Aswaja tidak hanya dimaknai sebagai ajaran teologis semata, karena problem yang dihadapi oleh para kader
milenial ini tidak semudah periode Islam terdahulu. Sehingga Aswaja dapat ditransformasikan ke dalam aspek ekonomi, politik dan sosial. Pemaknaan seperti ini berangkat dari kesadaran akan
kompleksitas masalah saat ini yang tidak hanya membutuhkan solusi bersifat konkret, akan tetapi lebih pada solusi yang sifatnya
metodologis.”_ Ujarnya.

” Saya sangat bersyukur bisa bersilaturahmi bersama Kader-kader muda aswaja yang transformatif dan inovatif ini. Kami semua merumuskan dan berharap BEM PTNU hadir sebagai representasi dari wajah baru aktivis milenial yang visioner dan progresif untuk bergerak menjunjung tinggi asas Aswaja dan nilai-nilai kebangsaan disetiap lingkungan kampus nahdlatul ulama agar para aktivis nahdliyin bisa siap bangkit dan bersaing melawan tantangan zaman digital 5.0″ Ujar Billy sebagai wapresnas yang dipilih langsung oleh presnas baru.

Secara terpisah, Sapaan Akrab Cak Dien mengatakan, Semoga Ketua BEM PTNU membawa warna baru,

Dikatakan “Aswaja hadir dikalangan generasi milenial Dibawah naungan LPTNU, para presnas demisioner tetep siap mengawal arah gerak BEM PTNU guna menghadapi tantangan zaman yang ada Artinya pemahaman keagamaan yang berkembang di dalam lingkungan kader BEM PTNU justru melampaui batas-batas pemahaman pesantren.

Hal ini karena basis masyarakat BEM PTNU adalah mahasiswa, yang mana studi-studi di kampus dituntut untuk lebih dinamis berkembang sesuai konteks situasi kondisi masyarakat yang berkembang.” Pungkas cak dien selaku presnas Jawa Tengah dan DIY.Kamis (17/3/2022) kepada awak media.(MR//siva zou)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.