Bupati Sergai Datangi Rumah Nelayan Tanjung Beringin Korban Tenggelam di Laut

Bupati Sergai Datangi Rumah Nelayan Tanjung Beringin Korban Tenggelam di Laut
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) H.Darma Wijaya merasa terharu mendengar nelayan asal Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara (Sumut), belum lama ini mengalami musibah kapal motor yang diikuti untuk mencari ikan tenggelam di tengah laut hingga menelan korban jiwa.

Peristiwa yang menyedihkan itu terjadi tepat pada hari Kamis (24/2/2022) lalu. Hingga kini nelayan yang diketahui bernama Asrul dan Awaluddin belum juga berhasil ditemukan meski pencarian terus dilakukan.

Bupati Sergai H.Darma Wijaya yang didampingi oleh Camat Tanjung Beringin Elmiati, S.AP, Kapolsek Tanjung Beringin AKP Tobat Sihombing, dan Kasatpol Airud Sergai, menyampaikan ungkapan belasungkawa dan sabar menghadapi cobaan ini.

Selanjutnya Bupati Sergai langsung menyerahkan bantuan kepada keluarga nelayan yang menjadi korban, Selasa (08/03/2022).

Dikatakan Bupati, atas nama Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai turut berduka atas musibah ini. Semoga pencarian yang masih terus dilakukan dan meski kondisi cuaca tidak bersahabat saat ini.

“Mari kita doakan, jenazahnya bisa ditemukan,” bilang Bupati.

Bupati Sergai juga menghimbau kepada nelayan yang ingin melaut agar tetap berhati – hati mengingat cuaca saat ini tidak normal.

Sementara Ibrahim (40), salah satu nelayan yang berhasil selamat menceritakan, kejadian bermula kapal itu berisi 6 orang dan tak disangka sekira pukul 01.00 WIB, hari Kamis tanggal 24 Februari 2022, kapal motor yang saya nahkodai sudah tenggelam.

Sebelum tenggelam katanya, kapal tersebut dihempas ombak besar dan angin kencang yang mengakibatkan sampan tenggelam.

“Jadi angin puting beliung itu datang, ngempas kapal kami lah ombaknya. Pas kejadian, satu orang kawan kami udah gak nampak. Terus, satu lagi masih kami lihat tangannya menjulur ke atas minta tolong, badannya udah gak nampak lagi,” terangnya.

Ibrahim selaku tekong mengungkapkan, dirinya dan ketiga kawan selamat sempat terombang ambing di laut sebelum akhirnya ada sampan nelayan yang melintas.

Adapun tiga rekan nelayan lainnya yang selamat yaitu M.Kosim (62), Songah Iswandi (45) dan M.Baiduri (26).

“Terombang ambing lah kami Pak beberapa jam. Alhamdulillah ada nelayan lain yang nampak baru lah ditolong,” bilangnya.

Ia pun mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah setempat yang telah memberikan bantuan dan terus melakukan pencarian terhadap dua rekannya.

“Terima kasih Pak Bupati atas bantuan dan perhatiannya. Kami masih berharap lah, dua kawan kami itu ditemukan,” ungkap Ibrahim.(MR/AS)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.