Penggunaan Dana Desa Di Desa Lobusunut Dipertanyakan Warga
METRORAKYAT.COM, TAPUT – Penggunaan alokasi dana desa (ADD) dan dana Desa (DD) di Desa Lobusunut kecamatan Parmonangan Taput tahun 2018-2021 dipertanyakan masyarakat. Masyarakat patut mempertanyakan penggunaan dana desa dengan melihat minimnya pembangunan di desa Lobusunut dan kualitas bangunan ada yang diragukan oleh masyarakat.
Menurut keterangan salah satu warga inisial M kepada wartawan metrorakyat.com Senin,(14/2/2021) bahwa kualitas pembangunan proyek dana desa di desa Lobusunut diragukan. Dimana keraguan masyarakat timbul karena bangunan belum seumuran jagung sudah mengalami kerusakan, seperti pengaspalan yang di dusun Sigalagala desa Lobusunut.
Bukan hanya masalah kualitas bangunan, penggunaan dana desa Lobusunut dipertanyakan masyarakat mulai dari dana covid-19, dana kesehatan, dana lansia dan dana lainnya yang menurut masyarakat tidak dijalankan sesuai dengan yang tertera di APBD Desa Lobusunut.
M berharap agar Aparat Penegak Hukum ( APH ) melakukan pemeriksaan terhadap kades Lobusunut tentang penggunaan dana desa Lobusunut.
“Karena kami masyarakat desa Lobusunut melihat banyak kejanggalan dalam penggunaan dana desa mulai tahun 2018-2021,”ujar warga tersebut.
Menindaklanjuti keraguan masyarakat, beberapa masyarakat desa Lobusunut sudah membuatkan laporan kepada Kejaksaaan Negeri Tarutung, dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara meminta agar APH turun melakukan pemeriksaan kepada desa Lobusunut tentang penggunaan dana desa tahun 2018 – 2021.
” Saya berharap agar APH Kejaksaan Negeri Tarutung dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk segera memeriksa kepala desa Lobusunut,” ucapnya.
Saat dikonfirmasi kepada kepala desa Lobusunut Monang Manalu belum bisa dihubungi. Camat parmonangan Lam Miduk Sinaga sebagai penanggung jawab di kecamatan sekaligus sebagai pengawas pembangunan di kecamatan Parmonangan mengatakan bahwa camat Parmonangan dan kasi PMD kecamatan sudah turun langsung ke lokasi untuk melihat bangunan tersebut.
” Untuk pembangunan mulai dari pengaspalan dan rabat beton di desa Lobusunut memang ada. Tetapi, untuk berbicara kualitas bangunan, kita menunggu dinas inspektorat kabupaten Tapanuli Utara agar bisa diperiksa secara teknis” pungkasnya.(MR/Andoki)

